Liver atau hati merupakan salah satu organ paling penting dalam tubuh. Organ ini berperan dalam lebih dari 500 fungsi, mulai dari mengolah nutrisi, menyimpan energi, menetralisir racun, memproduksi protein penting, hingga membantu proses pembekuan darah. Sayangnya, sebagian besar penyakit hati berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Itulah sebabnya penyakit hati sering disebut sebagai “silent disease”.
Melakukan Medical Check Up (MCU) kesehatan liver secara berkala menjadi langkah penting untuk mendeteksi gangguan hati sejak dini, bahkan sebelum muncul keluhan.
Mengapa Pemeriksaan Liver Penting?
Banyak orang mengira pemeriksaan liver hanya diperlukan jika sudah mengalami nyeri perut atau penyakit hepatitis. Padahal, kerusakan hati dapat terjadi selama bertahun-tahun tanpa disadari. Berbagai kondisi berikut dapat menyebabkan gangguan fungsi hati:
- Perlemakan hati (fatty liver)
- Hepatitis B atau Hepatitis C
- Konsumsi alkohol berlebihan
- Efek samping obat tertentu
- Obesitas dan diabetes
- Kolesterol maupun trigliserida tinggi
- Penyakit autoimun hati
Bila tidak terdeteksi, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi fibrosis, sirosis, bahkan kanker hati.
Kapan Sebaiknya Melakukan MCU Kesehatan Liver?
Pemeriksaan liver dianjurkan apabila Anda:
1. Berusia di atas 40 tahun
Seiring bertambahnya usia, risiko gangguan metabolik dan penyakit hati meningkat sehingga pemeriksaan berkala menjadi lebih penting.
2. Memiliki berat badan berlebih atau obesitas
Kelebihan berat badan meningkatkan risiko penumpukan lemak di hati ,yang kini menjadi penyebab penyakit hati kronis tersering di dunia.
3. Memiliki diabetes atau prediabetes
Kadar gula darah yang tidak terkontrol berhubungan erat dengan perlemakan hati dan kerusakan fungsi liver.
4. Memiliki kolesterol atau trigliserida tinggi
Gangguan metabolisme lemak sering berjalan bersamaan dengan fatty liver.
5. Memiliki riwayat hepatitis dalam keluarga atau pernah terpapar hepatitis
Skrining dapat membantu mendeteksi infeksi maupun status kekebalan terhadap hepatitis B.
6. Mengonsumsi alkohol secara rutin
Alkohol dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan hati secara bertahap.
7. Menggunakan obat-obatan jangka panjang
Beberapa obat dapat memengaruhi fungsi hati sehingga diperlukan pemantauan berkala sesuai anjuran dokter.
8. Sering merasa mudah lelah tanpa sebab yang jelas
Walaupun tidak spesifik, kelelahan kronis dapat menjadi salah satu tanda adanya gangguan fungsi hati.
Apakah Orang yang Tidak Bergejala Perlu Pemeriksaan?
Ya. Justru sebagian besar penyakit hati tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.
Gejala seperti mata kuning, perut membesar, atau pembengkakan tungkai biasanya muncul ketika kerusakan hati sudah cukup berat. Deteksi dini memungkinkan perubahan gaya hidup atau terapi dilakukan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat ditekan.
Apa Saja yang Dapat Dinilai dari Pemeriksaan Liver?
Pemeriksaan laboratorium membantu mengevaluasi beberapa aspek penting, antara lain:
- Ada tidaknya peradangan pada hati
- Fungsi sel-sel hati
- Gangguan aliran empedu
- Status infeksi hepatitis B
- Kadar protein yang diproduksi hati
- Gambaran kesehatan tubuh secara umum melalui pemeriksaan darah
Hasil pemeriksaan ini juga dapat menjadi dasar bagi dokter untuk menentukan apakah diperlukan evaluasi lanjutan seperti USG hati atau pemeriksaan tambahan lainnya.
Setiap orang memiliki faktor risiko dan kebutuhan pemeriksaan yang berbeda. Ada yang ingin melakukan skrining kesehatan secara rutin, ada pula yang membutuhkan evaluasi fungsi hati yang lebih menyeluruh karena memiliki faktor risiko tertentu, seperti obesitas, diabetes, kolesterol tinggi, atau riwayat penyakit hepatitis.
Untuk membantu Anda mendapatkan pemeriksaan yang sesuai, Laboratorium Diagnos menyediakan dua pilihan paket MCU Kesehatan Liver, yaitu Liver Basic dan Liver Advance. Kedua paket ini dirancang untuk memberikan gambaran kondisi kesehatan hati melalui pemeriksaan laboratorium yang akurat, sehingga dapat membantu deteksi dini berbagai gangguan liver sebelum muncul gejala yang lebih serius.
MCU Kesehatan Liver Basic
Cocok untuk skrining awal kesehatan hati atau sebagai bagian dari medical check-up rutin tahunan.
Pemeriksaan meliputi:
- Hematologi Lengkap
- SGOT
- SGPT
- HBsAg
Paket ini membantu mengevaluasi adanya tanda peradangan pada hati sekaligus melakukan skrining awal terhadap infeksi Hepatitis B. Pemeriksaan ini direkomendasikan bagi individu yang ingin mengetahui kondisi kesehatan liver secara umum atau belum pernah melakukan pemeriksaan fungsi hati sebelumnya.
MCU Kesehatan Liver Advance
Pilihan yang lebih komprehensif untuk evaluasi fungsi hati, terutama bagi Anda yang memiliki faktor risiko penyakit liver atau ingin mendapatkan gambaran kesehatan hati yang lebih lengkap. Pemeriksaan meliputi:
- Hematologi Lengkap
- SGOT
- SGPT
- Albumin
- Kolesterol Total
- Gamma GT (GGT)
- Bilirubin Total
- HBsAg
- Anti-HBs
Selain membantu menilai fungsi liver secara lebih menyeluruh, paket ini juga dapat mengevaluasi gangguan saluran empedu, menilai kemampuan hati dalam memproduksi protein (melalui pemeriksaan albumin), serta mengetahui status infeksi dan kekebalan terhadap Hepatitis B. Hasil pemeriksaan ini dapat menjadi dasar bagi dokter untuk menentukan apakah diperlukan evaluasi atau penanganan lebih lanjut.
Penyakit hati sering berkembang tanpa gejala hingga mencapai stadium lanjut. Karena itu, menunggu munculnya keluhan bukanlah strategi terbaik. Melakukan pemeriksaan kesehatan liver secara berkala merupakan langkah sederhana namun sangat berarti untuk mengetahui kondisi hati sejak dini. Dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang akurat, dokter dapat memberikan rekomendasi yang tepat, baik berupa perubahan gaya hidup, pemantauan rutin, maupun penanganan lebih lanjut bila diperlukan.
Laboratorium Diagnos menyediakan paket MCU Kesehatan Liver Basic dan Liver Advance yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga profesional dengan hasil yang dapat membantu memberikan gambaran kondisi kesehatan liver secara lebih komprehensif.
Mulailah dari Deteksi Dini
Menjaga kesehatan liver tidak hanya dilakukan dengan pola hidup sehat, tetapi juga melalui pemeriksaan berkala. Semakin dini gangguan hati terdeteksi, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Jangan tunggu hingga muncul gejala. Jadikan pemeriksaan kesehatan liver sebagai bagian dari Medical Check Up rutin Anda. Jika Anda ingin melakukan pemeriksaan MCU Kesehatan Liver Basic dan Liver Advance di Laboratorium Diagnos dapet menghubungi Call Center Diagnos di 1500-358. Anda juga dapat menghubungi WhatsApp Call Center di 0855-1500-358 untuk informasi dan pendaftaran.
BACA JUGA : Hemofilia: Definisi, Penyebab, Diagnosis dan Pencegahan Sejak Dini
Referensi
- European Association for the Study of the Liver (EASL). Clinical Practice Guidelines on non-invasive liver tests for evaluation of liver disease severity and prognosis. J Hepatol. 2024.
- American Association for the Study of Liver Diseases (AASLD). Practice Guidance on the Clinical Assessment and Management of MASLD. Hepatology. 2024.
- World Health Organization. Global Hepatitis Report. 2024.
- Terrault NA, et al. AASLD Practice Guidance for Hepatitis B. Hepatology. Update 2024.
- American College of Gastroenterology. Guideline: Evaluation of Abnormal Liver Chemistries. Am J Gastroenterol. Updated guidance.