Menurut data dari American College of Obstetricians and Gynecologists, risiko terjadinya abnormalitas kromosom pada janin akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia ibu selama masa kehamilan. Oleh karena itu pemeriksaan ini direkomedasikan kepada seluruh ibu hamil, bukan hanya ibu yang mmeiliki risiko saja.
Namun bagaimana cara mengetahui apakah kondisi janin kita dalam kondisi baik atau mengalami abnormalitas kromosom?
Saat ini terdapat metode skrining untuk mengetahui apakah janin yang dikandung oleh seorang Ibu memiliki resiko terlahir dengan memiliki kelainan genetik salah satunya kelainan kromosom yang dinamakan NIPT yang merupakan singkatan dari Noninvasive Prenatal Testing atau cell-free DNA testing.
Noninvasive Prenatal Testing atau cell-free DNA testing, adalah skrining kehamilan untuk mendeteksi masalah genetik pada janin, dengan tingkat keakuratan tinggi.
Laboratorium Diagnos sebagai salah satu laboratorium terlengkap di Indonesia memiliki pemeriksaan NIPT sebagai pemeriksaan skrining awal kehamilan yang dinamakan DNAHope. Pemeriksaan ini bermanfaat untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya kelainan genetik pada janin seperti :
- Trisomi 21 (Down Syndrome)
- Trisomi 18 (Edward Syndrome)
- Trisomi 13 (Patau Syndrome)
- Aneuploidi pada kromosom seks
- Lebih dari 20 jenis mikrodelesi
Mengapa perlu pemeriksaan tes DNAHope ?
Pemeriksaan DNAHope sangat penting dilakukan karena banyak sekali manfaat yang bisa di dapatkan oleh orangtua. Apabila kelainan kromosom pada janin sudah di deteksi sejak masa kehamilan orangtua dapat lebih mempersiapkan mental dan berkonsultasi lebih lanjut dengan psikolog untuk mendapatkan tips dan konseling mengenai persiapan menjadi orangtua dengan anak berkebutuhan khusus.2
Kapan bisa dilakukan tes DNAHope ?
Pemeriksaan NIPT dapat Anda lakukan di laboratorium Diagnos setelah usia kehamilan di atas 10 minggu, pada fitur DNAHope dengan berbagai keunggulan sebagai berikut :4
- Pemeriksaan NIPT merupakan tindakan tidak invasive terhadap janin sehingga membuat nyaman untuk Ibu dan aman untuk janin.
- Pemeriksaan ini mudah dilakukan pada ibu hamil.
- Pemeriksaan NIPT memiliki sensitifitas dan akurasi yang tinggi.
Apakah aman dilakukan pada ibu hamil ?
Pemeriksaan DNAHope sangat aman dilakukan pada ibu hamil, karena tindakan ini bersifat non-invasif dan tidak meningkatkan risiko keguguran. Ibu hamil akan ambil sampel darah dari pembuluh darah vena kurang lebih 10 ml.2 Selain itu terdapat beberapa keungulan DNA hope, yaitu:
HIGHLY ACCURATE : Tingkat akurasi tinggi
PAINLESS AND SAFE : Proses sampling dilakukan oleh tenaga ahli, dengan mengambil 10 mL darah, tidak berisiko terhadap kehamilan
EARLY DETECTION AND BABY GENDER : Deteksi kelainan genetik bisa diketahui sejak usia kehamilan 10 minggu
PROTECTED DNAnswer menyediakan layanan diagnostik lanjutan bagi ibu dengan hasil “High Risk”
Jika Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan skrining awal kehamilan dengan DNA Hope di Laboratorium Diagnos. Anda dapat melakukan pendaftaran di aplikasi DNAandMe atau dapat menghubungi Call Center Diagnos di 1500-358 atau di Whatsapp Call Center di 08551500358.
Referensi :
- New ACOG Guidelines Recommend cfDNA-Based NIPT for All Pregnancies, Not Just Risky Ones. The American College of Obstetricians and Gynecologists. Diakses Maret 2024. https://www.ascp.org/content/news-archive/news-detail/2020/09/24/new-acog-guidelines-recommend-cfdna-based-nipt-for-all-pregnancies-not-just-risky-ones#
- Non-Invasive Prenatal Testing: Current Perspectives and Future Challenges. National Library of Medicine. Diakses Maret 2024https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7824607/
- Non-invasive prenatal testing: use of cell-free fetal DNA in Down syndrome screening. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5565870/
- The effectiveness of non-invasive prenatal test technology and the prenatal screening algorithm based on various methods for determining foetal aneuploidy. National Library of Medicine. Diakses Maret 2024. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC10493820/