Sudah Tahu Akurasi Skrining Kanker Serviks Melalui Tes HPV DNA Urin?

.

Sudah Tahu Akurasi Skrining Kanker Serviks Melalui Tes HPV DNA Urin?

Fakta Kanker Serviks

Kanker serviks merupakan keganasan yang berasal dari serviks. Serviks merupakan sepertiga bagian bawah uterus yang berhubungan dengan vagina. Terdapat lebih dari 100 tipe HPV yang terdiri dari HPV tipe low risk dan HPV tipe high risk. Penyebab kanker serviks diketahui sebanyak 70% paparan HPV high risk sub tipe 16 dan 18.

Menurut Data Globocan tahun 2020 mencatat total kasus kanker di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 396.914 kasus dan total kematian sebesar 234.511 kasus. World Health Organization (WHO) menyarankan pemeriksaan HPV DNA sebagai gold standar dalam mendeteksi agen penyebab kanker serviks sebelum timbul lesi pra kanker sehingga penanganan dapat lebih optimal. Namun, di Indonesia terdapat berbagai metode untuk mendeteksi kanker serviks, berikut perbandingan beberapa metode tersebut dan hasil pengamatannya :

IVA Pap Smear HPV DNA(Swab Serviks) HPV DNA(urin)
Sampel Serviks Apusan lender serviks Swab langsung di serviks Urin
Metode Invasif Invasif Invasif Non invasive
Kemampuan deteksi sebelum timbulnya lesi prakanker Tidak bisa Tidak bisa Bisa Bisa
Hasil pengamatan Inspeksi visual Keberadaan sel abnormal Positif atau negative HPV dan informasi tipe high risk HPV Positif atau negative HPV dan informasi tipe high risk HPV

Pada pemeriksaan HPV DNA terdapat dua jenis pemeriksaan yaitu :

  1. Pemeriksaan invasive dengan cara swab langsung di area serviks
  2. Pemeriksaan non-invasive dengan menggunakan urin

Berikut perbandingan antara pemeriksaan HPV DNA swab serviks dan Urin

Swab Serviks Urin
Sensitivitas 87,8 % 84,3 %
Spesifitas 98,6 % 97,5 %
Akurasi 98,0 % 96,5 %

Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa tingkat akurasi antara pemeriksaan HPV DNA swab serviks dengan urin tidak jauh berbeda namun pemeriksaan urin jauh lebih nyaman dilakukan karena non-invasive hanya lewat sampel urin saja tidak perlu pemeriksaan langsung di area serviks.

Laboratorium Diagnos menghadirkan pemeriksaan HPV DNA mandiri dan tidak invasif menggunakan sampel spesimen urin yang tentunya lebih mudah dan membuat lebih nyaman namun tetap dapat mendeteksi tipe virus HPV yang high risk.

Kelebihan pemeriksaan HPV DNA melalui sampel urin

Pemeriksaan ini dapat dilakukan mandiri sendiri, dengan tata cara pengambilan sebagai berikut :

  1. Tidak dalam keadaan haid
  2. Tidak buang air kecil 3 jam sebelum pengambilan sampel
  3. Menampung urin sebanyak 20 ml urin first void (pancaran pertama) ditampung dalam pot urin steril dan diambli 1,5 ml untuk keperluan ekstraksi

Ayo deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan HPV DNA urin yang bisa dilakukan secara mandiri, mudah digunakan dan tidak invasive. Anda dapat melakukan pendaftaran di aplikasi DNAandMe atau dapat menghubungi Call Center Diagnos di 1500-358 atau di Whatsapp Call Center di 08551500358.

Baca Juga : PENDERITA INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) SEGERA MERAPAT, LAKUKAN TES KULTUR URINE-MU SEGERA

Download juga aplikasi dnaandme by Diagnos:

Google Play : https://s.id/diagnosandroid

IOS : https://s.id/diagnosIOS

Referensi :

  1. The Global Cancer Observatory. The Global Cancer Observatory – Indonesia. Diakses Maret 2024.
  2. Cervical Cancer. World Health Organization (WHO). Diakses Maret 2024.
  3. Human Papillomavirus DNA versus Papanicolaou Screening Tests for Cervical Cancer. The New- England Medica Review and Journal. Diakses        Maret 2024.
  4. Diagnostic Performance of Urine-based HPV – DNA Test. Indonesian Journal of Obstretic and Gynecology.Diakses Maret 2024.

ARTIKEL KESEHATAN

Artikel Lainnya yang Sesuai

Dapatkan update seputar artikel kesehatan, info dan news terbaru dari Laboratorium Diagnos

Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?