Apa Itu Pemphigoid?
Pemphigoid adalah sekelompok penyakit autoimun langka yang menyebabkan kulit melepuh dan meradang. Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang protein di lapisan kulit, menyebabkan lepuhan besar yang berisi cairan. Pemphigoid paling sering menyerang orang lanjut usia (di atas 60 tahun), tetapi bisa juga terjadi pada usia yang lebih muda.
Jenis-Jenis Pemphigoid
Berikut beberapa jenis pemphigoid, tetapi yang paling umum adalah:
- Bullous Pemphigoid.
Menyebabkan lepuh besar dan gatal, biasanya di area lipatan tubuh seperti ketiak atau selangkangan.
- Mucous Membrane Pemphigoid.
Menyerang selaput lendir, seperti mulut, mata, dan alat kelamin.
Penyebab Pemphigoid
Penyebab pasti pemphigoid belum diketahui, tetapi beberapa faktor dapat memicu reaksi autoimun ini, seperti:
- Faktor genetik : riwayat keluarga dengan penyakit autoimun.
- Obat-obatan tertentu : beberapa obat seperti penicillin, furosemide, atau inhibitor ACE.
- Penyakit autoimun lain : misalnya rheumatoid arthritis atau lupus.
- Infeksi atau paparan sinar UV.
Gejala Pemphigoid
Gejala utama pemphigoid adalah munculnya lepuh besar dengan keterangan sebagai berikut :
- Keras dan berisi cairan bening atau berdarah.
- Terasa gatal atau perih.
- Muncul di kulit (bullous pemphigoid) atau selaput lendir (mucous membrane pemphigoid).
- Jika pecah, dapat meninggalkan luka yang rentan infeksi.
Pada mucous membrane pemphigoid, gejala dapat meliputi:
- Sariawan parah di mulut.
- Mata merah, berair, atau iritasi (jika menyerang konjungtiva).
- Kesulitan menelan jika lepuh ada di tenggorokan.
Diagnosis Pemphigoid
Setelah melakukan wawancara medis terkait gejala yang dirasakan pasien. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan diagnosis, seperti:
- Pemeriksaan fisik : melihat bentuk dan lokasi lepuh.
- Biopsi kulit : mengambil sampel kulit untuk diperiksa di laboratorium.
- Tes darah : mendeteksi antibodi abnormal yang menyerang kulit.
- Immunofluorescence : teknik khusus untuk melihat deposit protein autoimun di kulit.
Pengobatan Pemphigoid
Pemphigoid adalah penyakit kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang. Tujuan pengobatan adalah:
- Mengurangi peradangan.
- Mencegah lepuh baru.
- Mengontrol gejala.
Pengobatan Pemphigoid
1. Obat-obatan
- Kortikosteroid seperti prednisone, untuk mengurangi peradangan, bisa dalam bentuk tablet, krim, atau suntikan.
- Imunosupresan seperti azathioprine, methotrexate, untuk menekan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif.
- Antibiotik seperti doxycycline, tetracycline.
2. Perawatan Kulit
- Menjaga kebersihan kulit untuk mencegah infeksi.
- Menggunakan perban steril pada lepuh yang pecah.
- Menghindari menggaruk atau memecahkan lepuh.
3. Terapi Tambahan
- Plasmapheresis yang digunakan jika kasus sangat parah, untuk menyaring antibodi berbahaya dari darah.
- Perawatan gigi dan mata khusus jika selaput lendir terkena.
Prognosis dan Komplikasi
Pemphigoid dapat dikendalikan dengan pengobatan yang tepat, tetapi beberapa komplikasi mungkin terjadi, seperti:
- Infeksi kulit akibat lepuh pecah.
- Gangguan penglihatan jika menyerang mata.
- Efek samping obat jangka panjang (misalnya osteoporosis akibat steroid).
Dengan perawatan yang baik, banyak pasien mengalami remisi (gejala hilang untuk sementara waktu).
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter kulit apabila :
- Muncul lepuh besar tanpa sebab jelas.
- Lepuh disertai demam atau tanda infeksi (nanah, kemerahan).
- Sulit makan/minum karena sariawan parah.
Pemphigoid adalah penyakit autoimun yang menyebabkan lepuh pada kulit atau selaput lendir. Meskipun tidak menular, kondisi ini memerlukan penanganan medis serius untuk mencegah komplikasi. Jika Anda atau keluarga mengalami gejala seperti di atas, segera periksakan diri ke dokter Spesialis Kulit untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Jika Anda tertarik untuk melakukan tes DNAandMe di Laboratorium Diagnos. Anda dapat melakukan pendaftaran di aplikasi DNAandMe atau dapat menghubungi Call Center Diagnos di 1500-358 atau di Whatsapp Call Center di 08551500358.
Baca Juga : Apa Itu ADHD? Gejala, Penyebab & Penanganannya | Diagnos
Referensi :
- Healthline. Pemphigoid: Types, Causes, and Symptomps. Diakses Mei 2025. https://www.healthline.com/health/bullous-pemphigoid
- National Library of Medicine. Bullous Pepmhigoid. Diakses Mei 2025. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK535374/
- Emedicine. Pemphogoid. Diakses Mei 2025. www.emedicine.com/derm/topic64.htm