Apa itu Influenza, Penyebab, Gejala dan Diagnosa nya

.

Apa itu Influenza, Penyebab, Gejala dan Diagnosa nya

Apa itu Influenza, Penyebab, Gejala dan Diagnosa nya

Influenza adalah penyakit yang sering terjadi di musim pancaroba, dan mudah menular ke orang lain. Bagaimana cara pencegahannya, akan dibahas lebih detail di dalam artikel ini.

Influenza adalah infeksi virus yang menganggu sistem pernapasan atas dan sistem pernapasan bawah. Sistem pernapasan atas terjadi di rongga hidung, sinus atau tenggorokan, sedangkan infeksi saluran pernapasan bawah terjadi di area bronkus, bronkiolus, atau paru – paru.

Penyebaran infeksi influenza di Indonesia dipengaruhi oleh musim.  Angka insidensi infeksi saluran napas terjadi paling tinggi pada anak kelompok usia 0-4 tahun, yaitu 82-114 100.000 populasi.

  1. Influenza A (H1N1) yang biasanya di dapatkan dari hewan yang terinfeksi lalu menginfeksi manusia dan menyebarkannya ke manusia lain.
  2. Influenza B yang menimbulkan penyebaran antar manusia.
  3. Influenza C dengan gejala yang lebih ringan dibandingkan influenza A dan B.
  4. Influenza D yang banyak ditemukan pada hewan namun belum menunjukkan penularan ke manusia.
  • Menyentuh tetesan air liur yang menempel di benda tertentu lalu disentuh tangan mengenai mata, hidung atau mulut.
  • Jabat tangan dengan penderita influenza lalu menyentuh bagian mata, mulut atau hidung.
  • Berbagi peralatan minum atau makan dengan penderita influenza.
  • Memiliki imunitas yang lemah seperti penyakit HIV/AIDS
  • Lanjut usia dan balita
  • Ibu hamil atau baru saja melahirkan
  • Kurang tidur malam
  • Tinggal di asrama atau panti jompo
  • Memiliki riwayat penyakit asma, diabetes, jantung dan obesitas.

Gejala flu dibedakan dengan gejala selesma, gejala flu lebih parah dibandingkan selesma dan berlangsung lebih lama. Gejala akan muncul 2 – 3 hari setelah terinfeksi virus influenza dan akan mereda dalam waktu 1 minggu. Berikut gejalanya :

  • Pilek
  • Hidung tersumbat
  • Demam
  • Bersin – bersin
  • Batuk
  • Nyeri tenggorokan
  • Nyeri kepala
  • Nyeri otot
  • Tidak nafsu makan  

Influenza sering disamakan dengan penyakit selesma (common cold). Meskipun gejalanya sama namun dua kondisi ini sangat berbeda. Gejala selesma lebih ringan dan bertahap sedangkan gejala influenza memiliki kemiripan dengan gejala Covid-19. Perbedaannya gejala Covid-19 disetai batuk dan sesak napas.

Diagnosis flu dapat dilakukan dengan wawancara medis dan pemeriksaan fisik pasien oleh dokter. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan penunjang sebagai berikut:

  • Pemeriksaan darah
  • Pemeriksaan swab tenggorokan
  • Dapat menguji Covid-19, Flu A, Flu B dalam 1 waktu
  • 1x swab nasofaring untuk 3 patogen
  • Prosedur sederhana
  • Tidak memerlukan instrument tambahan untuk menginterpretasikan hasil dalam 15 menit.

Jika Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan panel Antigen Covid-19/Flu A & B di Laboratorium Diagnos. Anda dapat melakukan pendaftaran di aplikasi DNAandMe atau dapat menghubungi Call Center Diagnos di 1500-358 atau di Whatsapp Call Center di 08551500358.  

BACA JUGA : Tanggapan Diagnos Laboratorium Terkait Harga Tes PCR yang Turun

Referensi :

  1. WHO. Influenza (Seasonal). Diakses Desember 2024. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/influenza-(seasonal)?gad_source=1&gclid=Cj0KCQiAj9m7BhD1ARIsANsIIvCYJbtoU3KEMfqbd0RgTw-BMA-NG7rzlTnhcks1DHy4rEm-nQkNSRUaAsFpEALw_wcB
  2. CDC. About Influenza. Diakses Desember 2024. Mayo Clinic. Influenza (Flu). Diakses Desember 2024.
  3. Mayo Clinic. Influenza (Flu). Diakses Desember 2024.  https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/flu/symptoms-causes/syc-20351719

ARTIKEL KESEHATAN

Artikel Lainnya yang Sesuai

Dapatkan update seputar artikel kesehatan, info dan news terbaru dari Laboratorium Diagnos

Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?