Apa Itu Gondongan?
Gondongan adalah salah satu penyakit yang mudah menular disebabkan infeksi virus dengan gejala pembengkakan pada pipi dan rahang.
Gondongan terjadi Ketika kelenjar parotis mengalami peradangan akibat infeksi virus dari golongan paramyxovirus. Kelenjar parotis terletak di bawah telinga yang fungsi nya memproduksi air liur.
Saat terinfeksi virus akan masuk ke saluran pernapasan melalui hidung, mulut dan tenggorokan. Kemydian virus akan menuju kelenjar parotis untuk berkembang biak selama 2 hingga 3 minggu.
Faktor Risiko
Seseorang mudah terinfeksi virus gondongan apabila memiliki risiko sebagai berikut :
- Belum mendapatkan vaksin MMR
- Memiliki daya tahan tubuh yang lemah
- Berusia 2 – 12 tahun
Penyebaran Virus Gondongan :
Penyebaran virus gondongan dapat terjadi dengan berbagai hal sebagai berikut :
- Melakukan kontak langsung dengan penderita gondongan misalnya berciuman, olahraga bersama, menari
- Menghirup percikan ludah saat penderita berbicara, batuk atau bersin
- Berbagi alat makan dan minum dengan penderita
- Menyentuh benda – benda yang pernah disentuh penderita lalu menyentuh area wajah tanpa cuci tangan
Kapan seseorang berisiko menularkan gondongan ?
Seseorang dapat berisiko menularkan gondongan berada di antara waktu berikut ini :
- Beberapa hari sebelum kelenjar parotis mengalami pembengkakan
- 5 hari setelah kelenjar parotis mengalami pembengkakan
Gejala Gondongan
Seseorang yang terpapar virus penyebab gondongan biasanya tidak langsung menunjukkan gejala. Gejala akan muncul setelah 2- 4 minggu setelah terpapar virus. Tanda utama yang dikenali pada penderita gondongan adalah pembengkakan di bawah telinga karena kelenjar parotis terletak di bawah telinga.2,3
- Berikut ini beberapa gejala yang akan dialami saat mengalami gondongan :
- Pipi bengkak
- Nyeri saat membuka mulut, menelan atau mengunyah makanan
- Demam
- Sakit kepala
- Nafsu makan menurun
Diagnosis Gondongan
Diagnosis gondongan akan dilakukan setelah dokter melakukan wawancara riwayat kesehatan, riwayat faktor risiko dan riwayat imunisasi pasien. Setelah itu dokter akan melakukan pemeriksaan di area leher pasien dan rongga mulut.
Pemeriksaan penunjang juga diperlukan untuk memastikan diagnosis berupa :
- Pemeriksaan swab rongga mulut
- Pemeriksaan darah lengkap
- Pemeriksaan urin
Penanganan Gondongan
Penyakit gondongan akan pulih dengan sendiri dalam waktu 1-2 minggu apabila imunitas penderita baik, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan di antara nya :
- Mengonsumsi air putih
- Cukup istirahat
- Mengonsumsi makanan yang lunak
- Mengompres kompres air hangat yang bengkak
- Nyeri yang dirasakan bisa dikurangi dengan konsumsi obat anti nyeri
Pencegahan gondongan
Pencegahan penyakit gondongan dapat dicegah dengan pemberian imunisasi MMR (measles, mumps, rubella). Selain itu pencegahan gondongan bisa dilakukan dengan cara berikut :
- Tidak berbagi alat makan dengan orang lain
- Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
- Menerapkan etika batuk saat batuk dan bersin
Apabila Anda memiliki salah satu gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atau Anda dapat memastikannya dengan melakukan swab tenggorokan atau pemeriksaan darah lengkap untuk mendeteksi infeksi virus di laboratorium Diagnos.
Jika Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan di Laboratorium Diagnos. Anda dapat melakukan pendaftaran di aplikasi DNAandMe atau dapat menghubungi Call Center Diagnos di 1500-358 atau di Whatsapp Call Center di 08551500358.
Referensi :
- Centers for Disease Control and Prevention. About Mumps. Diakses November 2024. https://www.cdc.gov/mumps/about/index.html#:~:text=Mumps%20is%20a%20contagious%20viral,vaccine%2C%20especially%20before%20travelling%20internationally.
- National Health Services. Heath A-Z. Mumps. Diakses November 2024. https://www.nhs.uk/conditions/
- Healthline. Mumps: Prevention, Symptoms, and Treatment. Diakses November 2024. https://www.healthline.com/health/mumps
