Apa Itu Alergi Seafood?
Alergi adalah reksi yang berlebihan dari sistem kekebalan tubuh manusia saat ada allergen yang masuk ke dalam tubuh, ditandai dengan gejala ringan hingga berat sampai dapat mengancam nyawa yang dinamakan reaksi anafilaksis.
Alergen adalah komponen makanan, minuman, hewan, tanaman dan tungau yang menyebabkan reaksi alergi. Menurut Asthma and Allergy Foundation of America, terdapat tujuh jenis alergen yang dapat memicu alergi yaitu obat-obatan, makanan, serangga, lateks, jamur, hewan peliharaan, dan serbuk sari (pollen).
Alergi seafood (makanan laut) adalah reaksi tidak normal dari sistem kekebalan tubuh terhadap protein dalam ikan, udang, kepiting, cumi, kerang, atau hewan laut lainnya. Reaksi ini bisa ringan hingga mengancam jiwa. Berikut penjelasan lengkapnya.
Gejala Alergi Seafood
Gejala bisa muncul dalam hitungan menit atau beberapa jam setelah mengonsumsi seafood. Tingkat keparahannya bervariasi:
Reaksi Ringan-Sedang
- Gatal-gatal atau ruam merah pada kulit
- Bibir, wajah, atau mata bengkak
- Bersin-bersin, hidung meler, atau mata berair
- Mual, muntah, atau diare
- Sakit perut atau kembung
Reaksi Parah (Anafilaksis)
- Sesak napas atau mengi (napas berbunyi)
- Pembengkakan lidah atau tenggorokan
- Pusing atau tekanan darah turun drastis
- Denyut nadi cepat tapi lemah
- Hilang kesadaran
- Anafilaksis : kondisi darurat! Segera bawa ke UGD atau gunakan suntikan epinephrine jika tersedia.
Penyebab Alergi Seafood
Alergi terjadi karena sistem imun keliru menganggap protein dalam seafood sebagai ancaman. Beberapa pemicu utama:
- Tropomiosin: protein utama penyebab alergi kerang-udang
- Parvalbumin: alergen dominan pada ikan
- Protein pengikat kalsium: pada berbagai jenis seafood
Jenis Seafood yang Sering Menyebabkan Alergi
- Krustasea
Contohnya : Udang, kepiting, lobster, rajungan.
Protein allergen utama : Tropomiosin, arginin kinase
- Moluska
Contohnya : Kerang, tiram, cumi-cumi, gurita, scallop.
Protein allergen utama : Tropomiosin, paramiosin
- Ikan
Contohnya : Salmon, tuna, tongkol, tenggiri.
Protein allergen utama : Parvalbumin, kolagen ikan
Faktor Risiko Alergi Seafood
Beberapa faktor risiko yang menyebabkan alergi seafood :
- Riwayat keluarga dengan alergi makanan.
- Pernah mengalami alergi seafood sebelumnya.
- Memiliki alergi lain (misalnya rhinitis alergi atau asma).
Diagnosa Alergi Seafood
Jika curiga alergi seafood, dokter mungkin menyarankan:
- Tes tusuk kulit (skin prick test): Meneteskan ekstrak alergen seafood ke kulit lalu ditusuk kecil.
- Tes darah (IgE spesifik): Mengukur kadar antibodi alergi dalam darah.
- Eliminasi makanan: Menghindari seafood selama beberapa minggu, lalu melihat reaksi saat dikonsumsi kembali.
Cara Mengatasi Alergi Seafood
A. Penanganan Segera Saat Reaksi Terjadi
Reaksi ringan:
- Minum antihistamin (cetirizine, loratadine) untuk mengurangi gatal dan bengkak.
- Kompres dingin area yang bengkak.
Reaksi anafilaksis:
- Suntik epinephrine segera.
- Segera ke rumah sakit meski gejala membaik setelah epinephrine.
B. Pencegahan Jangka Panjang
- Hindari seafood dan produk yang mengandungnya (selai ikan, saus tiram, kaldu seafood).
- Baca label kemasan makanan dengan cermat.
- Waspada kontaminasi silang (misal: minyak goreng bekas menggoreng udang).
- Bawa obat darurat jika punya riwayat anafilaksis (EpiPen, antihistamin).
- Pakai gelang medis penanda alergi.
Alergi seafood pada orang dewasa sering bertahan seumur hidup. Pada anak-anak, ada kemungkinan sembuh seiring usia, tapi jarang terjadi untuk alergi kerang-udang. Apabila Anda sering mengalami gejala yang berkaitan dengan gejala alergi di atas, segera lakukan pemeriksaan alergi ke dokter.
Pemeriksaan IgE Panel Indonesia di Diagnos
Laboratorium Diagnos sebagai salah satu laboratorium yang akurat dan terpercaya di Indonesia, mempunya panel pemeriksaan alergi. Salah satu cara adalah dengan identifikasi alergen dengan pemeriksaan IgE Panel Indonesia dari laboratorium Diagnos.
IgE Panel Indonesia Laboratorium Diagnos dapat mendeteksi 54 jenis alergen dalam satu kali pemeriksaan. Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel darah yang nanti nya akan dicampur dengan serum khusus.
Apa saja keunggulan tes alergi IgE Panel Indonesia ?
- Dapat dilakukan kapan saja
- Aman untuk ibu hamil dan anak – anak
- Tidak terpengaruh penggunaan obat anti-histamin sebelum pemeriksaan
- Tidak ada risiko anafilaksis
Jika Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan komponen alergen IgE panel Indonesia di Laboratorium Diagnos. Anda dapat melakukan pendaftaran di aplikasi DNAandMe atau dapat menghubungi Call Center Diagnos di 1500-358 atau di Whatsapp Call Center di 08551500358.
Baca Juga : Apa Itu Alergi? Gejala, Penyebab & Tes IgE di Diagnos
Referensi :
- AAAAI Practice Parameter 2023. Food Allergy. Diakses Juni 2025. https://www.aaaai.org/allergist-resources/statements-practice-parameters/practice-parameters-guidelines
- World Allergy Organization Journal. WAO Anaphylaxis Guidelines 2022. Diakses Juni 2025. https://www.worldallergyorganizationjournal.org/article/S1939-4551(20)30375-6/fulltext