Kanker Lambung: Gejala, Penyebab, dan Diagnosis

.

Kanker Lambung: Gejala, Penyebab, dan Diagnosis

Kanker Lambung: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Kanker lambung terjadi ketika sel-sel di lapisan lambung tumbuh tidak terkendali. Penyakit ini bisa menyebar ke organ lain jika tidak ditangani sejak dini. Di Indonesia, kanker lambung termasuk 10 besar kanker paling umum pada pria.

Gejala sering tidak terasa di awal, tapi perlu diwaspadai  jika mengalami keluhan sebagai berikut :

  • Nyeri ulu hati terus-menerus
  • Mual/muntah (kadang dengan darah)
  • Cepat kenyang meski makan sedikit
  • Berat badan turun drastis tanpa sebab
  • BAB hitam seperti aspal (tanda perdarahan)
  • Lemah dan pucat akibat anemia

Penyebab Utama:

  • Infeksi bakteri Helicobacter pylori (penyebab 60% kasus kanker lambung)
  • Pola makan tinggi nitrat contohnya daging olahan, makanan yang diawetkan
  • Merokok dan alkohol berlebihan

Faktor Risiko Lain:

  • Usia >50 tahun
  • Riwayat keluarga dengan kanker lambung
  • Pernah operasi lambung sebelumnya
  • Obesitas dan kurang aktivitas fisik

Jika dicurigai kanker, dokter akan menganjurkan:

  • Endoskopi (Gastroscopy): selang berkamera dimasukkan ke lambung untuk lihat langsung dan ambil sampel jaringan.
  • Biopsi: pemeriksaan sampel jaringan di laboratorium.
  • CT Scan/MRI: untuk melihat penyebaran kanker.
  • Pemeriksaan darah : tes darah (CEA/CA 19-9 marker tumor)
  • USG endoskopi (ukur kedalaman tumor)
  • Stadium 0 : Sel abnormal hanya di lapisan paling dalam
  • Stadium 1 : Kanker masih di dinding lambung
  • Stadium 2 : Menyebar ke kelenjar getah bening dekat lambung
  • Stadium 3 : Menyerang organ sekitar (pankreas, usus)
  • Stadium 4 : Menyebar jauh (hati, paru, tulang)

1. Operasi (Gastrektomi)

Pengangkatan sebagian/seluruh lambung, yang menjadi pilihan utama untuk stadium awal, makanan akan dialirkan langsung ke usus halus.

2. Kemoterapi

Obat untuk bunuh sel kanker (sebelum/sesudah operasi), namun memiliki ffek samping seperti mual, rambut rontok, lemas.

3. Radioterapi

Terapi ini menggunakan sinar energi tinggi untuk hancurkan sel kanker dan sering dikombinasi dengan kemoterapi.

4. Terapi Target & Imunoterapi

Terapi ini digunakan untuk kasus stadium lanjut

  • Hindari makanan asin/awetan (ikan asin, sosis, mi instan)
  • Perbanyak sayur & buah (kaya antioksidan)
  • Obati infeksi Helicobacter pylori sampai tuntas
  • Stop merokok & batasi alkohol
  • Kontrol rutin jika punya maag kronis
  • Tes yang dilakukan untuk mendiagnosa adanya keberadaan Helicobacter pylori dengan urea breath test.
  • Pasien akan mengkonsumsi kapsul urea yang diberi label dengan isotop karbon-14 (C-14).
  • Jika terdapat Helicobacter pylori di lambung, urease akan memecah urea menjadi amonia dan karbon dioksida yang mengandung isotop karbon
  • Karbon dioksida yang dihasilkan akan diserap ke dalam darah, kemudian dikeluarkan melalui nafas. Sampel nafas pasien kemudian dianalisis untuk melihat adanya isotop karbon dalam karbon dioksida tersebut.
  • Jika isotop karbon terdeteksi dalam nafas, menandakan adanya aktivitas urease, yang berarti pasien terinfeksi Helicobacter pylori. Jika tidak ada isotop yang terdeteksi, tes dianggap negatif untuk infeksi Helicobacter pylori.
  • Pasien tidak dalam kondisi hamil atau menyusui
  • Pasien harus berpuasa minimal 2 jam sebelum mengonsumsi kapsul urea C-14, jika memungkinkan puasa dilakukan selama 6 jam dan boleh minum air putih.

Pasien tidak boleh mengonsumsi beberapa obat berikut sebelum pemeriksaan urea breath test :

  • Antibiotik atau obat yang mengandung bismuth dalam 1 bulan sebelum tes
  • Sukralfat dalam 2 minggu sebelum tes
  • Obat yang mengandung PPI (penghambat pompa proton) dalam 1 minggu sebelum tes dilakukan
  • Pasien harus menghindari merokok minimal 12 jam sebelum tes

Laboratorium Diagnos sebagai salah satu laboratorium yang terlengkap dan terpercaya memiliki panel pemeriksaan urea breath test dalam mendiagnosa kanker lambung. Pemeriksaan urea breath test adalah pemeriksaan non-invasif yang tidak perlu melakukan tindakan endoskopi dalam membantu mendiagnosa kanker lambung. Hasil yang didapatkan juga akurat dan diperoleh dalam waktu singkat.

Jika Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan panel urea breath test di Laboratorium Diagnos. Anda dapat melakukan pendaftaran di aplikasi DNAandMe atau dapat menghubungi Call Center Diagnos di 1500-358 atau di Whatsapp Call Center di 08551500358.

Referensi :

  1. World Health Organization (WHO). Colorectal cancer: Key facts. Diakses Juni 2025. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/colorectal-cancer
  2. American Cancer Society (ACS). Colorectal Cancer Statistics & Risk Factors. Diakses Juni 2025. https://www.cancer.org/cancer/colon-rectal-cancer.html
  3. Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Kanker Kolorektal Diakses Juni 2025. https://www.kemkes.go.id/
  4. National Library of Medicine. Urea Breath Test. Diakses Januari 2025. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK542286/

ARTIKEL KESEHATAN

Artikel Lainnya yang Sesuai

Dapatkan update seputar artikel kesehatan, info dan news terbaru dari Laboratorium Diagnos

Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?