Kultur difteri adalah tes laboratorium yang dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri Corynebacterium diphtheriae, penyebab penyakit difteri. Bakteri ini menghasilkan toksin yang dapat menyebabkan radang tenggorokan yang parah, pembentukan pseudomembran di tenggorokan, serta komplikasi serius lainnya. Kultur difteri penting untuk diagnosis pasti, terutama pada kasus klinis yang dicurigai difteri atau adanya outbreak difteri.
Tes ini dilakukan dengan mengkultur sampel klinis dari pasien pada media pertumbuhan khusus yang mendukung pertumbuhan Corynebacterium diphtheriae.