Kultur Aerob & Kepekaan Antibiotik

Deskripsi

Kultur aerob adalah pemeriksaan mikrobiologi yang bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri aerob yang tumbuh dan berkembang di lingkungan dengan oksigen. Kultur ini digunakan untuk mendiagnosis infeksi yang disebabkan oleh bakteri aerob dari berbagai sampel klinis, termasuk darah, urin, sputum, luka, dan cairan tubuh lainnya. Bakteri aerob membutuhkan oksigen untuk metabolisme dan pertumbuhannya, sehingga media kultur disiapkan dalam kondisi yang mendukung kebutuhan oksigen mereka.

Kultur ini sangat penting dalam mengidentifikasi patogen penyebab infeksi. Patogen yang teridentifikasi selanjutnya diuji kepekaan antibiotiknya untuk menentukan efektivitas berbagai antibiotik terhadap bakteri yang diisolasi dari sampel klinis tersebut. Tes ini membantu memilih antibiotik yang paling sesuai untuk mengobati infeksi bakterial.

Catatan Tes

Persiapan Tes

Darah, urin, sputum, feses, cairan tubuh, pus/swab, sekret vagina, cairan CSF, dan lain-lain
Tergantung jenis sampel (3-5 ml atau 2 gram)
Darah: 20 ‑ 25 °C = 24 jam
Urin: 2-8°C = 24 jam.
Sputum: 2-8°C = 24 jam.
Cairan tubuh (misalnya, cairan pleura atau serebrospinal): Harus segera dikirim dan diproses. Penyimpanan sementara pada suhu 2-8°C dianjurkan jika diperlukan, tetapi pemrosesan cepat sangat penting.

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?