DNA dan Vitamin D: Kenapa Kebutuhan Kita Bisa Berbeda?

.

Banyak orang bertanya-tanya, kenapa ada yang mudah sekali mengalami kekurangan vitamin D, sementara yang lain tetap normal meski jarang kena matahari? jawabannya ternyata bukan hanya soal pola hidup tetapi DNA kita ikut berperan besar.

Vitamin D adalah nutrisi penting yang berperan seperti hormon dalam tubuh.
Tidak hanya untuk tulang, tetapi juga untuk imunitas, mood, otot, dan kesehatan otak. Tubuh mendapatkan vitamin D dari:

  1. Sinar matahari (UVB)
  2. Makanan
  3. Suplemen
  1. Menguatkan Tulang dan Gigi

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Tanpa vitamin D, kalsium tidak bisa terserap dengan baik membuat tulang menjadi lemah, mudah nyeri, bahkan osteoporosis.

  • Meningkatkan Sistem Imun

Vitamin D membantu sel imun bekerja optimal, sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi.

  • Menjaga Kesehatan Otot

Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan otot lemah, mudah pegal, dan kram.

  • Mempengaruhi Mood dan Kesehatan Mental

Vitamin D berperan pada hormon serotonin. Kekurangan vitamin D sering dikaitkan dengan mood rendah dan fatigue.

  • Mengurangi Peradangan

Vitamin D berfungsi sebagai modulator inflamasi yang sangat penting pada penyakit kronis dan autoimun.

  • Mudah lelah & lemas
  • Nyeri otot atau sendi
  • Sering sakit (imunitas rendah)
  • Mood tidak stabil
  • Nyeri punggung bawah
  • Luka sulit sembuh
  • Rambut rontok parah
  • Tulang terasa ngilu

Vitamin D bukan sekadar vitamin biasa, tetapi berfungsi seperti hormon yang berpengaruh pada:

  • Kekuatan tulang
  • Sistem imun
  • Kesehatan otot
  • Suasana hati
  • Regulasi peradangan
  • Kesehatan otak

Yang menarik, kemampuan tubuh menyerap, menyimpan, dan mengolah vitamin D dipengaruhi oleh gen tertentu yang kita warisi dari orang tua. Artinya, dua orang dengan gaya hidup sama bisa punya kadar vitamin D yang sangat berbeda, hanya karena perbedaan genetik.

Berikut penjelasannya :

1. Perbedaan gen yang mengatur penyerapan sinar UVB

Vitamin D diproduksi ketika kulit terkena sinar UVB. Beberapa gen menentukan:

  • Seberapa cepat kulit menyerap UVB
  • Seberapa banyak vitamin D yang dihasilkan
  • Seberapa cepat proses ini terjadi

Orang dengan variasi gen tertentu mungkin butuh lebih lama berjemur untuk menghasilkan jumlah vitamin D yang sama dibanding orang lain.

2. Warna kulit turut dipengaruhi genetik

Semakin gelap warna kulit, semakin banyak melanin.Melanin bekerja seperti “sunscreen alami”. Hasilnya: Kulit gelap memerlukan paparan UVB lebih lama untuk memproduksi vitamin D. Kulit terang bisa menghasilkan vitamin D lebih cepat.

Ini sebabnya orang dengan kulit gelap lebih sering mengalami kekurangan vitamin D meski tinggal di negara tropis.

3. Gen yang mengatur transport & penyimpanan vitamin D

Setelah diproduksi di kulit, vitamin D harus “diantar” oleh protein khusus dalam darah.
Gen seperti GC gene (Vitamin D Binding Protein) memengaruhi:

  • Efisiensi transport vitamin D
  • Seberapa banyak vitamin D yang bisa disimpan
  • Kadar vitamin D yang terbaca dalam pemeriksaan darah

Jika gen ini kurang efisien, tubuh bisa punya kadar vitamin D lebih rendah walaupun gaya hidupnya sehat.

4. Perbedaan gen yang mengubah Vitamin D menjadi bentuk aktif

Vitamin D yang kita dapatkan dari matahari, makanan, atau suplemen belum aktif. Tubuh perlu mengubahnya di:

  • Hati
  • Ginjal

Gen seperti CYP2R1 dan CYP27B1 menentukan seberapa cepat proses aktivasi ini terjadi. Jika gen bekerja lebih lambat, kadar vitamin D aktif di tubuh juga bisa rendah.

Tanda kekurangan vitamin D mudah dikenali, tetapi sering diabaikan:

  • Cepat lelah
  • Nyeri otot
  • Suasana hati mudah turun
  • Imunitas lemah (mudah sakit)
  • Tulang pegal atau nyeri punggung bawah
  • Sulit konsentrasi
  • Sering sakit kepala

Berapa Banyak Paparan Matahari yang Dibutuhkan?

Paparan matahari ini tidak sama untuk semua orang, tetapi umumnya:

  • Kulit terang: 10–15 menit, 3–4 kali seminggu
  • Kulit sedang: 15–25 menit
  • Kulit gelap: 25–40 menit

Makanan Kaya Vitamin D

Berikut sumber makanan kaya vitamin D yang bisa Anda konsumsi :

  • ikan salmon
  • sarden
  • tuna
  • telur (kuningnya)
  • susu atau makanan yang difortifikasi vitamin D

Jika kadar sangat rendah, suplemen sering kali diperlukan terutama pada mereka yang punya faktor genetik tertentu.

Jika Anda tertarik untuk melakukan pemeriksaan kadar vitamin D atau pemeriksaan Medical Check Up di Laboratorium Diagnos melalui layanan DNAandMe, Anda dapat melakukannya langsung via aplikasi DNAandMe atau menghubungi Call Center Diagnos di 1500-358. Anda juga dapat menghubungi WhatsApp Call Center di 0855-1500-358 untuk informasi dan pendaftaran

Referensi :

  1. Genetic Determinants of 25-Hydroxyvitamin D Concentrations and Their Relevance to Public Health, Nutrients, 14(19), 4048.
  2. The New England Journal of Medicine, Vitamin D deficiency, 357(3), 266-281.

ARTIKEL KESEHATAN

Artikel Lainnya yang Sesuai

Dapatkan update seputar artikel kesehatan, info dan news terbaru dari Laboratorium Diagnos

Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?