Pewarnaan BTA (Basil Tahan Asam) adalah metode pewarnaan khusus yang digunakan untuk mendeteksi Mycobacterium tuberculosis dan jenis bakteri lain yang tahan asam. Bakteri tahan asam memiliki dinding sel yang kaya akan lipid (asam mikolat) yang tidak mudah diwarnai dengan pewarna biasa. Oleh karena itu, pewarnaan BTA, seperti metode Ziehl-Neelsen, digunakan untuk mendeteksi bakteri ini dalam sampel klinis. Pengumpulan spesimen dilakukan sebanyak 3x selama 2 hari dengan urutan Sewaktu – Pagi – Sewaktu (SPS).
Pewarnaan BTA 3x (SPS)
Deskripsi
Catatan Tes
–
Persiapan Tes
Pasien mengeluarkan sputum dalam keadaan perut kosong sebelum makan/minum dan membersihkan rongga mulut terlebih dahulu dengan berkumur.
Sputum dan non sputum seperti cairan tubuh, jaringan, feses, pus, swab tenggorokan, urin, dan jenis sampel lainnya
Tergantung jenis sampel (3-5 ml atau 2 gram)
Tergantung jenis sampel, umumnya:
20 ‑ 25 °C = 1 jam
2 ‑ 8 °C = 1 hari
Sputum dan non sputum seperti cairan tubuh, jaringan, feses, pus, swab tenggorokan, urin, dan jenis sampel lainnya
Tergantung jenis sampel (3-5 ml atau 2 gram)
Tergantung jenis sampel, umumnya:
20 ‑ 25 °C = 1 jam
2 ‑ 8 °C = 1 hari
TES LABORATORIUM
Tes Terkait
Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.