Salmonella adalah bakteri gram negatif yang menjadi penyebab utama demam tifoid dan demam paratifoid, yang secara kolektif dikenal sebagai demam enterik. Penyakit ini terutama disebabkan oleh Salmonella Typhi dan Salmonella Paratyphi, yang ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi.
Tes Widal mendeteksi antibodi terhadap antigen O (somatik) dan H (flagellar) dari Salmonella, tetapi sering menghasilkan hasil positif palsu karena adanya reaksi silang dengan bakteri enterik lainnya atau vaksinasi sebelumnya. Antigen O (somatik)berasal dari dinding sel bakteri Salmonella dan menunjukkan respons antibodi yang berkembang pada tahap awal infeksi. Sedangkan antigen H (flagellar) berasal dari flagela bakteri, dan respons antibodi ini muncul sedikit lebih lambat daripada antibodi O, serta bertahan lebih lama dalam darah. Tes ini didasarkan pada prinsip aglutinasi, di mana antibodi yang dihasilkan oleh tubuh sebagai respons terhadap infeksi Salmonella berikatan dengan antigen O dan H dari bakteri, menyebabkan partikel antigen menggumpal (aglutinasi).
Hasil positif untuk Antibodi O mengindikasikan infeksi akut atau infeksi baru-baru ini oleh Salmonella Typhi. Positif untuk Antibodi H menunjukkan adanya respons imun terhadap infeksi Salmonella yang lebih lama atau lebih ringan. Antibodi ini juga dapat bertahan lama setelah infeksi.