TSH Neonatus

Deskripsi

Thyroid-Stimulating Hormon (TSH) adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari anterior dan berfungsi untuk merangsang kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon tiroid, yaitu T3 (triiodotironin) dan T4 (tiroksin). Pemeriksaan kadar TSH sangat penting pada neonatus untuk mendeteksi hipotiroidisme kongenital, yang dapat menyebabkan gangguan perkembangan fisik dan intelektual jika tidak diobati. Peningkatan kadar TSH menunjukkan bahwa tiroid tidak memproduksi cukup hormon tiroid, sedangkan kadar TSH yang normal menunjukkan fungsi tiroid yang baik.

Pemeriksaan TSH neonatus biasanya dilakukan pada minggu pertama setelah kelahiran, seringkali bersamaan dengan tes penyaringan metabolik lainnya. Deteksi dini dan pengobatan hipotiroidisme kongenital sangat penting untuk menghindari dampak jangka panjang pada pertumbuhan dan perkembangan anak.

Catatan Tes

– Sampel darah kering (DBS) harus dikeringkan di udara dengan benar sebelum dikemas untuk mencegah kontaminasi.
– Hindari paparan sinar matahari langsung atau sumber panas yang berlebihan untuk menjaga stabilitas TSH dalam sampel.
– Pastikan pengiriman sampel dilakukan dalam waktu 24-48 jam setelah pengambilan. Jika terjadi keterlambatan, simpan pada suhu 2-8°C.
– Hindari penggunaan kertas filter yang terlalu basah atau tidak merata dalam penyerapannya, karena hal ini dapat mempengaruhi hasil pengukuran.
– Jaga agar permukaan darah tidak bersentuhan dengan bahan lain selama pengeringan untuk mencegah kontaminasi silang.

Persiapan Tes

Riwayat kelahiran dan kesehatan ibu selama kehamilan.

Dried Blood Spot (DBS)
1-2 tetes darah dari tumit pada kertas DBS
15 – 25°C = 1 minggu
2 – 8°C = 2 minggu

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?