Troponin T

Deskripsi

Troponin T adalah salah satu subunit protein troponin yang berperan dalam kontraksi otot jantung. Ketika terjadi kerusakan otot jantung, seperti pada serangan jantung, Troponin T dilepaskan ke dalam darah, dengan kadarnya meningkat sekitar 3-4 jam setelah infark miokard akut (AMI) dan bertahan hingga 2 minggu.

Troponin T merupakan biomarker utama untuk diagnosis kerusakan miokard, memiliki sensitivitas dan spesifisitas tinggi, dan digunakan untuk mendeteksi serangan jantung serta menilai tingkat keparahan cedera jantung. Peningkatan Troponin T juga dapat ditemukan pada kondisi jantung lain seperti miokarditis dan gagal jantung.

Catatan Tes

– Sampel tidak boleh diambil dari pasien yang menerima terapi dengan dosis biotin tinggi (yaitu > 5 mg/hari) hingga setidaknya 8 jam setelah pemberian biotin terakhir.

– Konsentrasi asam lipoat yang tinggi (misalnya dalam obat-obatan atau sebagai bahan tambahan makanan) dapat menyebabkan nilai pengukuran yang lebih rendah.

– Sampel pasien mungkin mengandung antibodi heterofilik yang dapat bereaksi dalam uji imuno untuk memberikan hasil yang meningkat atau menurun secara keliru. Alasan adanya antibodi heterofilik mungkin misalnya kadar faktor rheumatoid yang meningkat atau pengobatan pasien dengan antibodi tikus monoklonal untuk tujuan terapeutik atau diagnostik.

Persiapan Tes

Whole blood heparin
1 mL
20 ‑ 25 °C = 8 jam
Jangan menyimpan sampel pada lemari es atau dibekukan.

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?