TRAB

Deskripsi

Thyroid Stimulating Hormone Receptor Antibody (TRAb) merupakan autoantibodi yang menargetkan dengan reseptor TSH pada kelenjar tiroid. TRAb dapat memiliki efek stimulasi atau inhibisi pada aktivitas kelenjar tiroid. Keberadaan TRAb berasosiasi erat dengan Graves’ Disease yang menyebabkan hipertiroid autoimun. Pada Graves’ Disease, TRAb memiliki efek stimulasi dengan meniru fungsi TSH untuk memproduksi hormon tiroid (T3 dan T4) secara berlebihan, meskipun kadar TSH rendah.

Pemeriksaan TRAb umumnya dilakukan sebagai pemeriksaan lanjutan ketika pemeriksaan fungsi tiroid rutin (TSH, FT4, T3) tidak memberikan hasil definitif. Pemeriksaan TRAb digunakan untuk mengonfirmasi penyebab hipertiroid yang belum jelas, serta menegakkan diagnosis Graves’ Disease. Selain itu, pemeriksaan TRAb juga digunakan untuk pemantauan respon terapi anti tiroid, serta prediksi kekambuhan atau prognosis pasca terapi.

Pada ibu hamil dengan Graves’ Disease aktif atau riwayat Graves’ Disease, pemeriksaan TRAb sangat penting untuk mengevaluasi risiko hipertiroid neonatal karena TRAb dapat melewati plasenta dan memengaruhi kadar tiroid janin.

Catatan Tes

Persiapan Tes

– Riwayat penyakit autoimun tiroid jika diketahui
– Riwayat konsumsi obat tiroid”

Serum

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?