Tiroglobulin (Tg) merupakan protein yang diproduksi oleh sel folikular tiroid (tirosit) dan berperan sebagai prekursor dalam sintesis hormon triiodothyronine (T3) dan thyroxine (T4). Kadar Tg dalam serum umumnya rendah pada individu dengan fungsi tiroid normal, namun dapat meningkat signifikan pada kondisi kanker tiroid seperti karsinoma tiroid papiler dan karsinoma tiroid folikular.
Pemeriksaan Tg digunakan untuk pemantauan kondisi pasien pasca terapi kanker tiroid, khususnya pasca operasi tiroidektomi. Penurunan kadar Tg yang signifikan mengindikasikan keberhasilan terapi, sedangkan peningkatan kadar Tg mengindikasikan adanya residu tumor atau kekambuhan.
Untuk pemantauan terapi kanker tiroid, pemeriksaan Tg umumnya disertai dengan pemeriksaan anti tiroglobulin antibody (Tg-Ab) karena keberadaan Tg-Ab dapat menginterferensi kadar Tg dan menyebabkan hasil rendah palsu, sehingga kedua pemeriksaan Tg dan TgAb direkomendasikan untuk dilakukan secara bersamaan.