Besi yang bersirkulasi di dalam darah diketahui berikatan dengan protein apotransferrin, bersama-sama membentuk kompleks yang disebut transferrin. Umumnya kapasitas transferrin dalam mengikat besi mengalami saturasi saat mencapai konsentrasi 25-30%. Kapasitas sisa untuk berikatan dengan besi disebut Unsaturated Iron Binding Capacity (UIBC). Adapun Total Iron Binding Capacity (TIBC) merupakan kapasitas maksimum transferrin untuk dapat berikatan dengan besi dalam darah yang diperoleh melalui akumulasi antara kadar Serum Iron (SI) dan UIBC. Kadar TIBC juga sebanding proporsional dengan kadar transferrin serum, sehingga dapat saling dikonversi (interconvertible).
Panel pemeriksaan SI, TIBC dan saturasi transferrin seringkali digunakan sebagai indikator anemia defisiensi besi. Pada kondisi defisiensi besi, kadar SI diketahui menurun dan kadar TIBC meningkat, sehingga menyebabkan saturasi transferrin menjadi rendah. Namun, ketiga parameter tersebut tidak direkomendasikan untuk diagnosis primer defisiensi besi tanpa disertai dengan parameter ferritin.
Panel pemeriksaan SI, TIBC dan saturasi transferrin direkomendasikan untuk mengevaluasi kondisi iron overload, terutama untuk screening kelainan herediter hemokromatosis.