Deskripsi

Testosteron adalah hormon steroid utama dari kelompok androgen yang diproduksi terutama di testis pada pria dan di ovarium serta kelenjar adrenal dalam jumlah lebih kecil pada wanita. Testosteron memainkan peran penting dalam perkembangan karakteristik seksual sekunder pada pria, termasuk pertumbuhan otot, perkembangan suara yang lebih dalam, dan pembentukan massa tulang. Pada wanita, testosteron juga berfungsi sebagai prekursor hormon estrogen. Testosteron beredar dalam darah dalam dua bentuk: terikat (sekitar 98%) pada protein pengikat seperti albumin dan globulin pengikat hormon seks (SHBG), dan bebas (sekitar 2%), yang merupakan bentuk aktif secara biologis.

Pada pria, Pemeriksaan testosteron digunakan untuk:

  • Diagnosis hipogonadisme: Kadar testosteron yang rendah dapat mengindikasikan hipogonadisme primer (disfungsi testis) atau sekunder (disfungsi hipofisis atau hipotalamus).
  • Evaluasi gangguan kesuburan pria, disfungsi ereksi, dan penurunan libido.
  • Pemantauan terapi testosteron pada kondisi hipogonadisme atau transisi gender.

Pada wanita, Pemeriksaan testosteron digunakan untuk:

  • Diagnosis sindrom ovarium polikistik (PCOS): Testosteron sering meningkat pada wanita dengan PCOS, yang menyebabkan hirsutisme dan gangguan menstruasi.
  • Evaluasi hirsutisme dan virilisasi: Kadar testosteron yang meningkat dapat mengindikasikan tumor androgen-sekretorik ovarium atau adrenal.
  • Pemantauan terapi hormon pada kondisi tertentu, termasuk terapi androgen.

Catatan Tes

Beku cair ulang hanya sekali

Persiapan Tes

Serum
1 mL
2 ‑ 8 °C = 7 hari

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?