Tacrolimus adalah obat imunosupresan yang digunakan untuk mencegah penolakan organ pada pasien yang menjalani transplantasi organ seperti ginjal, hati, dan jantung. Obat ini bekerja dengan menghambat aktivasi limfosit T, sehingga mengurangi respons kekebalan tubuh terhadap transplantasi. Pemantauan kadar tacrolimus dalam darah sangat penting karena obat ini memiliki rentang terapeutik yang sempit dan risiko tinggi efek samping.
Pemantauan rutin kadar tacrolimus membantu dokter untuk menyesuaikan dosis obat sesuai dengan kebutuhan individu pasien, serta untuk mencegah toksisitas yang dapat terjadi pada kadar yang terlalu tinggi.