RT-PCR CT/NG Urin

Deskripsi

Pemeriksaan RT-PCR CT/NG (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction untuk Chlamydia trachomatis dan Neisseria gonorrhoeae) dari sampel urin digunakan untuk mendeteksi keberadaan DNA bakteri Chlamydia trachomatis dan Neisseria gonorrhoeae. RT-PCR adalah metode yang sangat sensitif dan spesifik untuk mendiagnosis infeksi menular seksual (IMS) seperti klamidia dan gonore. Tes ini mendeteksi materi genetik bakteri secara langsung, menjadikannya metode diagnostik yang lebih cepat dan akurat dibandingkan kultur atau tes serologis.

Tes ini sering digunakan untuk skrining rutin, diagnosis pada pasien dengan gejala IMS, atau dalam pemeriksaan pasien dengan kontak berisiko tinggi.

Catatan Tes

– Pasien disarankan untuk menahan buang air kecil setidaknya selama 1 jam sebelum pengambilan sampel, agar jumlah patogen dalam urin meningkat.
– Pengambilan sampel sebaiknya dilakukan tanpa membersihkan area genital secara berlebihan sebelum pengambilan, untuk memastikan patogen yang ada tetap berada dalam sampel urin.
– Jika pengujian tidak dapat dilakukan segera, sampel harus disimpan pada suhu 2-8°C.

Persiapan Tes

– Riwayat gejala infeksi urogenital seperti nyeri saat buang air kecil, keluarnya cairan abnormal, atau nyeri panggul
– Riwayat hubungan seksual tanpa kondom atau riwayat IMS sebelumnya
– Pasien harus menahan diri dari buang air kecil selama setidaknya 1 jam sebelum pengambilan sampel
– Tidak dianjurkan untuk membersihkan area genital secara berlebihan sebelum pengambilan sampel”
First void urine
15-20 mL
15-25°C = 24 jam
2-8°C = Hingga 7 hari

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?