Phenytoin adalah obat antikonvulsan yang digunakan untuk mengontrol kejang pada pasien dengan epilepsi, terutama pada kejang tonik-klonik dan kejang fokal. Phenytoin bekerja dengan menstabilkan membran neuron dan mengurangi aktivitas listrik abnormal di otak yang menyebabkan kejang. Karena fenitoin memiliki rentang terapeutik yang sempit dan berpotensi menyebabkan toksisitas pada kadar tinggi, pemantauan kadar fenitoin dalam darah sangat penting untuk memastikan pengobatan yang efektif dan aman.
Pemantauan fenitoin penting untuk menyesuaikan dosis berdasarkan kebutuhan individu, terutama pada pasien dengan gangguan metabolisme, gangguan fungsi hati, atau penggunaan obat-obatan lain yang dapat berinteraksi dengan fenitoin.