Methylenedioxymethamphetamine (MDMA), lebih dikenal sebagai ecstasy, adalah zat psikoaktif yang sering disalahgunakan untuk tujuan rekreasi. MDMA memiliki efek stimulan dan entaktogenik, yang mempengaruhi sistem saraf pusat dan memberikan perasaan euforia, peningkatan energi, dan empati sosial. Penggunaan MDMA dapat menyebabkan berbagai efek samping serius, termasuk dehidrasi, hipertermia, serta kerusakan pada organ seperti hati, ginjal, dan jantung.
MDMA dapat dideteksi dalam urin selama 1-3 hari setelah penggunaan, tergantung dosis dan frekuensi. Pemeriksaan MDMA urin digunakan untuk deteksi dan pemantauan penyalahgunaan obat.