Pemeriksaan malaria mikroskopik merupakan metode diagnostik yang digunakan untuk mendeteksi parasit Plasmodium dalam darah. Parasit ini dapat menyebabkan malaria, sebuah penyakit infeksi serius yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Ada empat spesies Plasmodium yang umum menyebabkan malaria pada manusia: P. falciparum, P. vivax, P. ovale, dan P. malariae. Diagnosis dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang dapat berakibat fatal. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mewarnai sampel darah dan mengamati keberadaan parasit di bawah mikroskop.
Pemeriksaan ini dapat digunakan untuk diagnosis malaria akut, serta untuk memonitor perkembangan penyakit dan respons terhadap pengobatan. Dalam kasus malaria, P. falciparum adalah spesies yang paling berbahaya dan dapat menyebabkan kematian jika tidak diobati dengan cepat.
Malaria Mikroskopik
Deskripsi
Catatan Tes
Sampel darah sebaiknya diambil saat demam untuk meningkatkan kemungkinan mendeteksi parasit.
Persiapan Tes
Riwayat perjalanan ke daerah endemik malaria, dan gejala yang dialami, seperti demam, menggigil, nyeri otot, dan kelelahan.
Darah pada slide
2-3 mL
15 – 25 °C = 24 jam
2 – 8 °C = 48 jam
Darah pada slide
2-3 mL
15 – 25 °C = 24 jam
2 – 8 °C = 48 jam
TES LABORATORIUM
Tes Terkait
Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.