Pemeriksaan yang dilakukan untuk menghitung jumlah sel CD4 dan rasio CD4:CD8 menggunakan metode flow cytometry. Pemeriksaan CD4 CD8 paling sering digunakan untuk mengevaluasi status infeksi HIV. Pasien HIV umumnya mengalami penurunan jumlah sel CD4 secara signifikan, serta memiliki rasio CD4:CD8 yang rendah (<1.0).
Beberapa fungsi pemeriksaan CD4 CD8 pada infeksi HIV meliputi :
- Menilai derajat infeksi HIV, kondisi immunocompromised, serta perkembangan AIDS
- Mengevaluasi fungsi sistem imun pada pasien HIV
- Memantau efektivitas terapi antiretroviral
- Menilai risiko infeksi oportunistik atau keganasan akibat komplikasi AIDS
Selain evaluasi infeksi HIV, pemeriksaan CD4 CD8 juga dapat digunakan untuk diagnosis dan monitoring beberapa kondisi penyakit lainnya seperti mononucleosis, leukemia limfositik kronis, limfoma Hodgkin, anemia aplastik, sclerosis multiple, myasthenia gravis, DiGeorge syndrome, serta transplantasi organ.