Pemeriksaan HPV DNA menggunakan metode Real-Time PCR bertujuan untuk mendeteksi keberadaan DNA dari virus Human Papillomavirus (HPV) jenis risiko tinggi dalam sampel serviks. HPV adalah virus non-selubung dengan materi genetik berupa DNA untai ganda, dan lebih dari 200 genotipe HPV telah diidentifikasi. Di antaranya, terdapat 14 jenis risiko tinggi yang berkaitan dengan kanker serviks, genital, dan orofaringeal. Genotipe HPV risiko tinggi yang utama adalah tipe 16 dan 18, yang menyebabkan sekitar 70% kasus kanker serviks.
Deteksi DNA HPV sangat penting dalam program skrining kanker serviks untuk mendeteksi keberadaan infeksi HPV risiko tinggi. Infeksi yang bertahan lama, terutama oleh HPV 16 dan 18, dapat menyebabkan perkembangan neoplasma dan kanker. Tes ini juga digunakan dalam penilaian efektivitas vaksin HPV serta studi epidemiologi terkait HPV.