Helicobacter pylori (H. pylori) adalah bakteri Gram negatif berbentuk spiral yang menginfeksi lapisan mukosa lambung dan merupakan penyebab utama gastritis kronis, tukak lambung (peptic ulcer), dan terkait dengan risiko tinggi perkembangan kanker lambung (gastric adenocarcinoma) serta limfoma MALT (Mucosa-Associated Lymphoid Tissue). Bakteri ini menghasilkan enzim urease, yang memungkinkan H. pylori untuk bertahan hidup di lingkungan asam lambung dengan cara menetralisir asam tersebut.
Pemeriksaan antigen H. pylori merupakan metode non-invasif yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan antigen H. pylori di dalam sampel feses. Tes ini memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi untuk mendeteksi infeksi aktif H. pylori dan dapat digunakan sebagai metode diagnostik utama, baik untuk mendiagnosis infeksi awal maupun untuk mengevaluasi keberhasilan terapi eradikasi H. pylori. Selain itu, tes ini memiliki keunggulan karena dapat dilakukan tanpa memerlukan prosedur invasif seperti endoskopi atau biopsi lambung.
HpSA
Deskripsi
Catatan Tes
–
Persiapan Tes
Hindari penggunaan antibiotik, bismut, atau obat penghambat asam (PPI) setidaknya 2 minggu sebelum pengambilan sampel karena dapat menyebabkan hasil negatif palsu. Disarankan tidak menggunakan laksatif atau suplemen yang mengubah konsistensi feses.
Feses
Feses padat 1-2 gram, feses cair 1-2 ml
20-25°C = 6 jam
2-8°C= 3 hari
-20°C = 1 tahun 6 bulan
Feses
Feses padat 1-2 gram, feses cair 1-2 ml
20-25°C = 6 jam
2-8°C= 3 hari
-20°C = 1 tahun 6 bulan
TES LABORATORIUM
Tes Terkait
Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.