Pemeriksaan molekuler untuk menentukan kadar virus HCV secara kuantitatif.
Pemeriksaan HCV RNA viral load digunakan untuk menegakkan diagnosis infeksi HCV aktif, serta memantau perjalanan penyakit dari infeksi HCV kronis.
Pemeriksaan HCV RNA viral load, bersama dengan pemeriksaan HCV genotyping, juga dapat digunakan untuk menentukan durasi optimal terapi dan memprediksi respon terapi (gabungan interferon dan ribavirin). Penurunan HCV RNA > 2 log IU/mL pada minggu ke 4 dan 12 terapi diketahui meningkatkan peluang keberhasilan terapi yang berkelanjutan. Adapun HCV genotipe 1 dan 4 umumnya memiliki respon terapi berkelanjutan yang kurang baik (40 – 50%) dan membutuhkan durasi terapi yang lebih lama (24 – 48 minggu), jika dibandingkan dengan genotipe 2 dan 3 (>80%) dengan durasi terapi yang lebih singkat (8 – 12 minggu).
Untuk pemantauan respon terapi, pemeriksaan HCV RNA viral load direkomendasikan untuk dilakukan saat sebelum memulai terapi, minggu ke-4 terapi, akhir terapi, serta 12 dan 24 minggu setelah terapi selesai.
Pemeriksaan HCV RNA viral load digunakan untuk:
- Menegakkan diagnosis infeksi HCV aktif;
- Memantau perjalanan penyakit dari infeksi HCV kronis;
- Monitoring dan memprediksi respon terapi.”