Glukosa Toleransi Tes (GTT)

Deskripsi

Glukosa Toleransi Tes (GTT) adalah pemeriksaan yang digunakan untuk menilai bagaimana tubuh memetabolisme glukosa. Tes ini umumnya digunakan untuk diagnosis diabetes mellitus, termasuk diabetes tipe 2, dan untuk menilai risiko diabetes gestasional pada wanita hamil. Selama pemeriksaan, pasien akan diberi larutan glukosa, kemudian kadar glukosa darah diukur pada beberapa interval waktu setelah mengonsumsinya. Hasil GTT memberikan informasi penting tentang sensitivitas insulin dan fungsi sel beta pankreas.

Tes GTT juga dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi hipoglikemia dan memantau efektivitas pengobatan pada pasien yang telah didiagnosis dengan diabetes. Jika terjadi peningkatan signifikan pada kadar glukosa setelah mengonsumsi larutan glukosa, hal ini dapat mengindikasikan adanya gangguan toleransi glukosa atau diabetes.

Catatan Tes

-Sampel darah pertama diambil setelah puasa, diikuti dengan pemberian larutan glukosa (biasanya 75 g glukosa untuk dewasa) dan pengambilan sampel darah tambahan dilakukan setelah 1 dan 2 jam.
– Sentrifuse sampel yang mengandung endapan sebelum pengujian

Persiapan Tes

Riwayat medis lengkap, termasuk adanya diabetes, kondisi pankreas, dan penggunaan obat-obatan yang dapat memengaruhi hasil tes.

– Puasa selama 8-12 jam sebelum pengambilan sampel.
– Tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat selama periode puasa.
– Tidak berolahraga berat 24 jam sebelum tes.
– Diskusikan dengan dokter mengenai obat-obatan yang sedang digunakan, karena beberapa obat dapat mempengaruhi hasil tes.”

Serum
1-2 mL
15 – 25°C = 8 jam
2 – 8°C = 3 hari

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?