Pemeriksaan filaria mikroskopik adalah metode diagnostik yang digunakan untuk mendeteksi adanya cacing filaria dalam darah, yang dapat menyebabkan penyakit filariasis. Penyakit ini disebabkan oleh beberapa spesies cacing filaria, termasuk Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan Loa loa. Cacing ini ditularkan melalui gigitan nyamuk dan dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk pembengkakan, nyeri, dan bahkan kelainan bentuk pada jaringan limfatik.
Pemeriksaan ini umumnya dilakukan dengan cara mewarnai sampel darah dan mengamati keberadaan larva mikrofilaria di bawah mikroskop. Diagnosis dini sangat penting untuk pengobatan yang efektif dan untuk mencegah komplikasi serius, seperti limfedema dan elephantiasis.