Clostridium difficile (GDH)

Deskripsi

Clostridium difficile (C. difficile) adalah bakteri gram-positif penyebab infeksi usus yang dapat menyebabkan diare, kolitis pseudomembran, dan komplikasi usus yang lebih parah, terutama pada pasien yang sedang atau baru saja menjalani terapi antibiotik.

Glutamate Dehydrogenase (GDH) adalah enzim yang dihasilkan oleh C. difficile, baik dari strain yang toksigenik maupun non-toksigenik. Oleh karena itu, tes deteksi GDH digunakan sebagai tes skrining awal untuk keberadaan C. difficile di usus pasien. GDH sangat spesifik untuk C. difficile, namun hasil positif untuk GDH tidak selalu menunjukkan bahwa bakteri tersebut menghasilkan toksin yang menyebabkan penyakit. Untuk itu, tes GDH sering dikombinasikan dengan tes toksin atau PCR untuk mengonfirmasi infeksi aktif.

Catatan Tes

– Sampel harus segera dikerjakan (dalam waktu 1-2 jam toxin memecah dan memungkinkan terjadinya negative palsu)

– Feses tidak boleh dalam media transport atau media dengan zat pengawet karena dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan

Persiapan Tes

– Riwayat diare, nyeri perut, pasca rawat inap dirumah sakit, konsumsi antibiotik dalam 3 hari terakhir, atau sedang menstruasi
– Tidak dalam menstruasi, jika sedang menstruasi maka hindari kontaminasi darah pada spesimen

– Feses
Feses solid : diameter 5 mm; feses semi solid: sampel menutupi groovestik; feses cair: 4 tetes (110 ul)

Feses harus segera diuji setelah spesimen ditampung. Jika tidak, sampel feses harus disimpan pada suhu 2-8 °C hingga 2 jam, atau dibekukan pada suhu -20 °C untuk 4 hari

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?