Toxoplasma gondii merupakan parasit protozoa intraseluler obligat penyebab infeksi Toksoplasmosis. Infeksi dapat disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi oosit yang dikeluarkan oleh kucing atau melalui daging mentah yang mengandung kista. Infeksi juga dapat ditularkan secara kongenital dari ibu yang terinfeksi selama atau sebelum kehamilan, dan melalui transplantasi organ atau transfusi darah.
Pada individu sehat, infeksi Toxoplasma gondii umumnya bersifat ringan atau tanpa gejala. Namun, organisme ini berpotensi menyebabkan penyakit yang signifikan pada bayi atau individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Sebagian besar bayi dengan infeksi kongenital tidak menunjukkan gejala klinis saat lahir, tetapi gejala yang parah muncul di kemudian hari seperti korioretinitis, cacat intelektual dan psikomotorik, gangguan penglihatan dan pendengaran, serta kehilangan pendengaran
Pengujian digunakan untuk menentukan keberadaan antibodi IgM terhadap Toxoplasma gondii. Antibodi Toxo IgM merupakan tanda awal infeksi Toxoplasma akut atau yang baru-baru terjadi. Antibodi IgM umumnya dapat dideteksi sejak hari ke-5 setelah infeksi, mencapai kadar maksimum dalam 1 hingga 2 bulan.
Anti Toxoplasma IgM
Deskripsi
Catatan Tes
– Sentrifus sampel yang berisi endapan dan sampel yang dicairkan sebelum melakukan pengujian.
– Sampel tidak boleh diambil dari pasien yang menerima terapi dengan dosis biotin tinggi (yaitu > 5 mg/hari) hingga setidaknya 8 jam setelah pemberian biotin terakhir.
– Tidak ada gangguan yang diamati dari faktor rheumatoid hingga konsentrasi 3720 IU/mL.
– Dalam kasus yang jarang terjadi, streptavidin atau ruthenium dapat mengganggu hasil.
– Sampel tidak boleh diambil dari pasien yang menerima terapi dengan dosis biotin tinggi (yaitu > 5 mg/hari) hingga setidaknya 8 jam setelah pemberian biotin terakhir.
– Tidak ada gangguan yang diamati dari faktor rheumatoid hingga konsentrasi 3720 IU/mL.
– Dalam kasus yang jarang terjadi, streptavidin atau ruthenium dapat mengganggu hasil.
Persiapan Tes
Riwayat konsumsi biotin
Serum atau plasma (Li-Heparin, K3-EDTA, Na-Citrat)
1 mL
Cobas:
20 ‑ 25 °C = 3 hari
2 ‑ 8 °C = 3 minggu
-20 °C = 3 bulan
Vidas:
2 ‑ 8 °C > 7 hari
Serum atau plasma (Li-Heparin, K3-EDTA, Na-Citrat)
1 mL
Cobas:
20 ‑ 25 °C = 3 hari
2 ‑ 8 °C = 3 minggu
-20 °C = 3 bulan
Vidas:
2 ‑ 8 °C > 7 hari
TES LABORATORIUM
Tes Terkait
Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.