Anti Toxoplasma IgG

Deskripsi

Toxoplasma gondii adalah parasit protozoa penyebab toksoplasmosis, ditularkan melalui makanan atau air terkontaminasi oosit dari kucing, daging mentah, kongenital dari ibu yang terinfeksi, atau transplantasi organ dan transfusi darah. Pada individu sehat, infeksi biasanya ringan atau tanpa gejala, namun bisa serius pada bayi dan individu dengan imunitas lemah. Gejala berat pada bayi dengan infeksi kongenital dapat berupa korioretinitis, gangguan intelektual, dan pendengaran.

Pengujian digunakan untuk menentukan keberadaan antibodi IgG terhadap Toxoplasma gondii pada serum dan plasma manusia. Antibodi Toxoplasma IgG digunakan untuk menilai status infeksi laten atau akut. IgG dapat dideteksi setelah 1 hingga 2 minggu infeksi, mencapai kadar maksimum dalam 3 hingga 6 bulan.

Catatan Tes

– Sentrifus sampel yang berisi endapan dan sampel yang dicairkan sebelum melakukan pengujian.

– Sampel tidak boleh diambil dari pasien yang menerima terapi dengan dosis biotin tinggi (yaitu > 5 mg/hari) sampai setidaknya 8 jam setelah pemberian biotin terakhir.

– Tidak ada gangguan yang diamati dari faktor rheumatoid hingga konsentrasi 6210 IU/mL.

– Dalam kasus yang jarang terjadi, streptavidin atau ruthenium dapat mengganggu hasil.

Persiapan Tes

Riwayat konsumsi biotin

Serum atau plasma (Li-heparin, K2/K3-EDTA, Na-Citrat)
1 mL
Cobas:
20 ‑ 25 °C = 3 hari
2 ‑ 8 °C = 3 minggu
-20 °C = 3 bulan

Vidas:
2 ‑ 8 °C > 5 hari

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?