Anti EBV Early Antigen (EA) IgA adalah pemeriksaan yang digunakan untuk mendeteksi adanya antibodi IgA terhadap antigen awal virus Epstein-Barr (EBV). Pemeriksaan ini sangat berguna untuk mendeteksi infeksi EBV yang aktif atau reaktivasi dari infeksi sebelumnya, terutama pada individu dengan gejala seperti kelelahan kronis, mononukleosis infeksiosa, atau gangguan sistem imun lainnya.
Infeksi EBV dikenal sebagai salah satu penyebab mononukleosis dan seringkali menjadi infeksi laten yang dapat reaktivasi di kemudian hari, terutama pada pasien dengan gangguan kekebalan tubuh. Pemeriksaan Anti EBV EA IgA berguna untuk mengevaluasi penyakit yang berkaitan dengan EBV, termasuk risiko perkembangan kanker nasofaring pada beberapa populasi.