Deskripsi

Anti dsDNA merupakan antibodi terhadap double-stranded DNA (dsDNA) yang berkaitan erat dengan penyakit autoimun systemic lupus erythematosus (SLE). Anti dsDNA berperan dalam patogenesis SLE, dimana kompleks anti dsDNA terakumulasi di dalam kapiler subkutis, ginjal dan organ lainnya yang akan mengaktivasi sistem komplemen, sehingga berpotensi menyebabkan kerusakan organ secara sistemik. Pasien SLE memiliki probabilitas kesintasan sekitar 95% dalam waktu > 5 tahun, serta 85% dalam waktu 10 tahun.

Diagnosis SLE ditentukan berdasarkan kriteria American Rheumatology Association (ARA). Apabila ditemukan 4 dari 11 kriteria ARA, maka probabilitas SLE sekitar 80 – 90%. Adapun hasil positif anti dsDNA menjadi salah satu kriteria paling penting untuk diagnosis SLE karena memiliki spesifisitas yang baik. Meskipun demikian, hasil negatif anti dsDNA tidak dapat mengeksklusi SLE. Pemeriksaan ANA profile direkomendasikan untuk mengidentifikasi autoantibodi lain yang berasosiasi dengan SLE seperti Sm, PCNA, dsDNA, nucleosomes, Rib. P-protein, dsb.

Meskipun demikian, sebagian kecil kasus menunjukkan bahwa anti dsNA juga dapat terdeteksi pada infeksi, penyakit autoimun lain, atau individu sehat. Adapun individu sehat dengan hasil positif dsDNA berpotensi untuk terkena SLE dalam waktu 5 tahun terhitung sejak terdeteksinya anti dsDNA. 

Catatan Tes

Persiapan Tes

Serum
1 – 2 mL
2 ‑ 8 °C = 14 hari

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?