Anti CMV IgM

Deskripsi

Cytomegalovirus (CMV) adalah anggota dari keluarga virus herpes yang umum ditemukan pada populasi manusia. Setelah infeksi primer, virus ini menetap secara laten seumur hidup dan dapat reaktivasi pada kondisi tertentu, terutama pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Infeksi CMV biasanya tidak menunjukkan gejala pada individu yang sehat, tetapi dapat menyebabkan sindrom mononukleosis, dengan gejala seperti demam, nyeri tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

CMV ditularkan melalui cairan tubuh, termasuk darah, sekresi genital, air susu ibu, air liur, dan urin. Pada wanita hamil, infeksi CMV dapat ditularkan ke janin, menyebabkan infeksi kongenital yang dapat mengakibatkan gangguan pendengaran, keterbelakangan mental, dan masalah neurologis lainnya.

Pemeriksaan Anti-CMV IgM digunakan untuk mendeteksi antibodi fase akut (IgM) yang menunjukkan adanya infeksi primer atau reaktivasi CMV. Deteksi IgM terhadap CMV bermanfaat dalam diagnosis infeksi akut, terutama pada pasien dengan gejala klinis infeksi CMV. 

Catatan Tes

Persiapan Tes

Serum atau plasma (Li‑heparin, Na‑heparin, K2‑EDTA, K3‑EDTA, ACD, CPD, CP2D, CPDA, Na‑citrate).
1 mL
20‑25 °C: 7 hari
2‑8 °C: 4 minggu
-20 °C: 3 bulan

Vidas:
2‑8 °C: 5 hari
-20 °C: 12 bulan

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?