Pemeriksaan Anti-Chikungunya IgM adalah tes serologi yang digunakan untuk mendeteksi antibodi IgM yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap infeksi virus chikungunya. Antibodi IgM dapat terdeteksi dalam darah pasien mulai dari hari kelima hingga hari ketujuh setelah onset gejala, seperti demam tinggi mendadak, nyeri sendi, ruam, dan nyeri otot. Tes ini berguna untuk mendiagnosis infeksi akut chikungunya, terutama pada fase awal penyakit.
Deteksi antibodi IgM sangat penting untuk mendiagnosis chikungunya pada pasien yang tinggal atau baru saja bepergian ke daerah endemik. Pemeriksaan ini juga membantu membedakan chikungunya dari penyakit lain yang ditularkan oleh nyamuk seperti demam berdarah dengue, yang sering memiliki gejala mirip.