TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Emiten yang bergerak di layanan penunjang kesehatan, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) menjalin kerja sama dengan PT Asa Ren Global Nusantara (Asaren), sebuah perusahaan startup bioteknologi yang bisnis intinya bergerak di bidang pengetesan DNA.

Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan oleh Managing Director Diagnos Laboratorium Utama Dennis Jacobus dengan CEO Asaren Aloysius Liang di Jakarta, Selasa (28/12/2021)

Ini merupakan jenis layanan pemeriksaan yang disesuaikan berdasarkan karakteristik gen seseorang sesuai dengan kebutuhan medis yang diperlukan pasien.

“Kerja sama dengan Asaren ini bertujuan untuk menambah jumlah produk genomic yang dimiliki perusahaan, dimana pemeriksaan genomic ini sangat penting dilakukan karena dapat mengetahui struktur genetic didalam tubuh seseorang sampai dengan mendeteksi kelainan genetik,” kata Dennis Jacobus, dalam siaran pers, Kamis (31/12/2021).

Nutrigenomics sendiri merupakan perpaduan kata antara nutrisi dan genomics atau berkaitan dengan gen, yang merupakan bidang ilmu yang mempelajari hubungan antara gen, nutrisi dan kesehatan.

Menurut Dennis Jacobus, layanan pemeriksaan berbasis consumer genomics ini akan berfokus pada pemeriksaan DNA yang merupakan salah satu terobosan yang sangat significan dalam dunia Kesehatan modern. Melalui tes ini, setiap orang bisa mendapatkan informasi sangat detail terkait dirinya, mulai dari gen, garis keturunan, kepribadian, bakat hingga risiko penyakit.

Adapun bentuk kerjasama dengan Asaren, DGNS akan bekerja sama untuk meluncurkan produk test DNA yang menggunakan teknologi yang mendukung mobile application dan web applications.

Melalui kerjasama ini, pihaknya mengajak masyarakat Indonesia mulai memahami kesehatan tubuh melalui pemahaman genetik individu berbasis nutrigenomics.

Ke depan, DGNS akan memperluas jangkauan laboratoriumnya ke beberapa kota di Indonesia dengan menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pemeriksaan laboratorium.

Sebelumnya, DGNS telah meluncurkan Anti SARS CoV-2S Quantitative, Oncogenomics, Nutrigenomics, Pharmagenomics, Microorganism Culture.

sumber : https://www.tribunnews.com/kesehatan/2021/12/31/dgns-gandeng-startup-bioteknologi-garap-bisnis-pemeriksaan-genetik