Penuhi Kebutuhan Pasien, Diagnos Laboratorium Luncurkan Produk Baru

JAKARTA, investor.id  – PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) meluncurkan produk terbaru yaitu Circle DNA by Diagnos Genomics, sebuah produk tes DNA yang mampu membaca lebih dari 500 data genetik dengan pemeriksaan yang sangat komprehensif.

Managing Director Diagnos Laboratorium Utama Dennis Jacobus menjelaskan, tes Circle DNA by Diagnos Genomics merupakan tes yang sangat komprehensif yang berisikan 500 laporan mengenai kebutuhan nutrisi, bakat, serta profil genetik terkait kesehatan dan respon terhadap obat-obatan.

Dengan pemeriksaan ini, kata dia, pasien akan mendapatkan informasi utuh mengenai dirinya sebagai individu yang unik, dan otentik dalam mengembangkan potensi, memenuhi kebutuhan nutrisi, berolahraga, maupun dalam memelihara kesehatan. “Menggunakan pemeriksaan tersebut pasien akan mendapatkan 115 Laporan Risiko Kanker & Penyakit, 60 Laporan Diet, Kebugaran, dan Kesehatan, 163 Laporan pembawa kondisi Gen tubuh, 102 Laporan sensitivitas obat, 28 Laporan profil potensi fisik dan perilaku yang dapat dikonsultasikan dengan Konselor Genetika Diagnos Genomics,” jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (9/4).

Dennis menambahkan, penerapan konsep tes genetik merupakan hal yang sangat penting, lantaran di masa depan nanti setiap individu akan memiliki paspor genomik secara individu yang mengandung data untuk menunjukkan profil genetik seseorang. “Dengan begitu perseroan dapat mengetahui kebutuhan sebenarnya para pelanggan dan bagaimana cara pemenuhan kebutuhan yang optimal,” ujarnya.

Perseroan mengatakan, para pelanggan perseroan dapat mencari informasi mengenai pemeriksaan Circle DNA by Diagnos Genomics melalui customer service perseroan atau lewat situs resmi perseroan di www.diagnos.co.id. Sementara itu hingga akhir tahun 2020 lalu, Diagnos Laboratorium Utama berhasil catatkan kinerja positif dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 468% menjadi Rp 52 miliar, sepanjang 2020.

Berdasarkan arsip Investor Daily, pertumbuhan ini ditopang oleh produk Biomolecular dalam bentuk pemeriksaan Polymerase Chain Reactions (PCR). Direktur Utama Diagnos Laboratorium Utama Mesha Rizal Sini menjelaskan, pertumbuhan laba ini  dapat tercapai berkat  produk Biomolecular yang digunakan pemeriksaan skrining penyakit Covid-19, dalam bentuk pemeriksaan Polymerase Chain Reactions (PCR). “Sejak April 2020 sampai dengan 31 Desember 2020, kami telah berhasil melaksanakan sebanyak 148.577 pemeriksaan PCR,” kata dia. Adapun pada periode tersebut, laba bersih yang dicatatkan perseroan berasal dari pendapatan sebanyak Rp 183 miliar. Realisasi ini meningkat hingga 256,8% dari periode yang sama pada tahun 2019 yakni Rp 51,3 miliar.

Mesha menambahkan, terdapat beberapa faktor lainya yang menjadi penopang pertumbuhan selama tahun 2020, salah satunya yakni penambahan cabang dan outlet baru yang tersebar di daerah Denpasar, Padang.  Masing-masing cabang itu, berhasil menyumbang masing-masing 6,6% dan 0,5% terhadap total pendapatan tahunan perseroan. Beriringan dengan pembangunan cabang, perseroan juga membangun beberapa outlet yang berlokasi di beberapa kota-kota strategis di Indonesia, yaitu Diagnos RS Graha Bakti Medika, Diagnos RS Edelweiss, Diagnos Klinik SOS Renon Denpasar, Diagnos Klinik Primecare Panglima Polim, Diagnos BIP Clinic Batam.

sumber : https://investor.id/market-and-corporate/penuhi-kebutuhan-pasien-diagnos-laboratorium-luncurkan-produk-baru