CA-125 adalah antigen tumor yang paling sering digunakan sebagai penanda dalam diagnosis dan pemantauan kanker ovarium. CA-125 adalah glikoprotein yang diproduksi oleh sel-sel epitel dari ovarium dan juga dapat dihasilkan oleh jaringan normal dan beberapa jenis sel tumor lainnya.
Pemeriksaan CA-125 sering digunakan untuk memantau efektivitas terapi pada pasien dengan kanker ovarium dan mendeteksi kemungkinan kekambuhan setelah terapi, serta evaluasi prognosis. Kadar CA-125 yang lebih tinggi sering terkait dengan prognosis yang lebih buruk.