Analisis Sperma

Deskripsi

Analisis sperma (juga disebut Semen Analysis atau Sperm Count) adalah tes yang dilakukan untuk menilai kualitas dan kuantitas sperma pada pria. Tes ini umumnya digunakan untuk mengevaluasi masalah kesuburan pada pasangan yang mengalami kesulitan untuk hamil. Analisis sperma mencakup beberapa parameter seperti jumlah sperma, motilitas (pergerakan sperma), morfologi (bentuk sperma), dan volume ejakulat. Analisis ini penting untuk mengevaluasi fungsi reproduksi pria dan dapat membantu dalam diagnosis masalah kesuburan atau untuk memantau keberhasilan vasectomy.

Analisa Makroskopik: Likuefaksi, warna, volume, pH, bau, dan viskositas.
Analisa Mikroskopik: Jumlah sperma, pergerakan sperma, konsentrasi, motilitas, dan morfologi sperma.

Catatan Tes

– Pasien harus mencatat durasi abstinensi (jumlah hari sejak ejakulasi terakhir) sebelum memberikan sampel.
– Proses analisis sperma harus dilakukan dengan hati-hati untuk memeriksa motilitas dan morfologi sperma yang bisa berubah jika penyimpanan sampel tidak sesuai.

Persiapan Tes

– Informasi mengenai pasien yang sedang menjalani evaluasi kesuburan atau menjalani pemantauan pasca-vasectomy
– Gejala disfungsi reproduksi seperti penurunan libido, disfungsi ereksi, atau riwayat infeksi genital
Pasien melakukan abstinensia 2-7 hari, waktu abstinensia yang direkomendasikan selama 3-4 hari.
Sperma segar
5 mL
15-25°C = 1 jam

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?