IGRA adalah tes yang digunakan untuk mendeteksi infeksi Mycobacterium tuberculosis (M.tb), penyebab penyakit tuberkulosis (TB). Tes ini mengukur respons imun tubuh terhadap antigen spesifik yang dihasilkan oleh M.tb, terutama pada individu yang terpapar atau terinfeksi. IGRA menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan tes tuberkulin (TST) karena tidak memerlukan pembacaan hasil dan tidak dipengaruhi oleh vaksin BCG. IGRA juga memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang lebih tinggi, sehingga lebih dapat diandalkan dalam mendeteksi infeksi TB latent, terutama pada populasi yang berisiko tinggi, seperti pasien dengan HIV atau yang mengalami imunosupresi.
Tes ini digunakan untuk membantu diagnosis TB aktif atau laten, terutama pada individu yang menunjukkan gejala atau memiliki faktor risiko tertentu. Hasil positif menunjukkan kemungkinan infeksi TB, sementara hasil negatif menunjukkan tidak ada infeksi atau respons imun yang tidak cukup.