Herpes Simplex Virus 2 (HSV-2) adalah virus yang menjadi penyebab utama herpes genital. HSV-2 menyebabkan infeksi primer, laten, dan reaktivasi. Setelah infeksi primer, virus HSV-2 menetap dalam keadaan laten di ganglia saraf sakral. Reaktivasi virus dapat dipicu oleh stres, gangguan kekebalan tubuh, atau faktor lainnya, menyebabkan lesi herpes berulang. Penularan HSV-2 dapat melalui kontak langsung dengan lesi atau cairan tubuh selama aktivitas seksual, baik melalui hubungan vaginal, anal, atau oral.
Infeksi HSV-2 ditandai oleh vesikel pada area genital, rektum, atau kulit di sekitarnya. Pada beberapa kasus, HSV-2 juga dapat menyebabkan meningitis, ensefalitis, dan komplikasi serius pada pasien dengan sistem kekebalan yang terganggu.
Pemeriksaan Anti-HSV 2 IgM digunakan untuk mendeteksi antibodi IgM yang umumnya muncul pada fase awal infeksi primer atau saat terjadi reaktivasi. Namun, perlu diingat bahwa hasil IgM tidak selalu dapat membedakan antara infeksi primer dan reaktivasi, sehingga diperlukan pemeriksaan tambahan dan interpretasi klinis.