IgE Total

Deskripsi

Immunoglobulin E (IgE) merupakan antibodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh dan berperan dalam respon alergi. Paparan alergen pertama dan sangat sedikit umumnya tidak menimbulkan gejala, namun tetap dapat merangsang produksi antibodi IgE spesifik terhadap alergen tersebut. Hal tersebut dikenal dengan sensitisasi alergi, yang banyak terjadi pada anak usia dini. Paparan alergen terus-menerus akan meningkatkan kadar IgE spesifik alergen dan memicu sel mast serta basofil untuk melepaskan mediator inflamasi seperti histamin, leukotrin, sitokin, dan zat kimia lainnya.

Pemeriksaan IgE total digunakan untuk mengukur jumlah imunoglobulin E dalam darah.  Peningkatan konsentrasi IgE sering ditemukan pada pasien dengan penyakit alergi, seperti demam hay atau asma atopik, tetapi dapat juga meningkat pada kondisi non-alergi seperti infeksi parasit, imunodefisiensi kongenital, infeksi HIV, dan penyakit graft versus host.

Catatan Tes

– Sentrifus sampel yang mengandung endapan sebelum melakukan pengujian.

– Sampel tidak boleh diambil dari pasien yang menerima terapi dengan dosis biotin tinggi (yaitu > 5 mg/hari) hingga setidaknya 8 jam setelah pemberian biotin terakhir.

– Pasien dengan pengobatan Xolair (omalizumab) atau obat serupa yang mengandung antibodi anti-IgE dapat mempengaruhi hasil

Persiapan Tes

Riwayat konsumsi obat-obatan

Serum atau plasma (heparin, EDTA, atau sitrat)
1 mL
2 ‑ 8 °C = 7 hari
-20°C = 6 bulan

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?