Kolesterol HDL (High-density lipoprotein) merupakan jenis lipoprotein dengan densitas yang lebih tinggi karena mengandung lebih banyak protein dibandingkan lipid. HDL dikenal sebagai “kolesterol baik” karena berfungsi mengangkut kolesterol dari sel-sel tubuh dan arteri kembali ke hati untuk diolah kembali pada suatu proses yaitu reverse cholesterol transport. Di hati, kolesterol akan diubah menjadi asam empedu yang kemudian dikeluarkan ke usus melalui saluran empedu.
Pemeriksaan HDL dalam serum penting untuk menilai resiko aterosklerosis. Pemeriksaan HDL umumnya diukur bersamaan dengan kolesterol total dan trigliserida. Konsentrasi HDL yang tinggi menunjukan perlindungan terhadap penyakit jantung koroner, sedangkan konsentrasi HDL rendah disertai dengan peningkatan trigliserida dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular.
Kolesterol HDL
Deskripsi
Catatan Tes
–
Persiapan Tes
Riwayat penyakit dan riwayat konsumsi obat
–
Serum atau plasma (Li-heparin, K2/K3-EDTA)
1 mL
“Stabilitas serum:
15 ‑ 25 °C = 72 jam
2 ‑ 8 °C = 7 hari
-20 °C = 1 tahun
Stabilitas plasma:
15 ‑ 25 °C = 72 jam
2 ‑ 8 °C = 7 hari
-20 °C = 3 bulan”
–
Serum atau plasma (Li-heparin, K2/K3-EDTA)
1 mL
“Stabilitas serum:
15 ‑ 25 °C = 72 jam
2 ‑ 8 °C = 7 hari
-20 °C = 1 tahun
Stabilitas plasma:
15 ‑ 25 °C = 72 jam
2 ‑ 8 °C = 7 hari
-20 °C = 3 bulan”
TES LABORATORIUM
Tes Terkait
Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.