Protein C

Deskripsi

Protein C merupakan protein antikoagulan vitamin K-dependent yang disintesis oleh liver dengan berat molekul 62 kDa dan waktu paruh 6 – 10 jam. Protein C diaktivasi oleh kompleks thrombin-thrombomodulin untuk membentuk activated protein C (APC) yang berfungsi sebagai antikoagulan dan agen fibrinolitik. Kelainan berupa defisiensi protein C diketahui bersifat kongenital, baik homozigot maupun heterozigot. Defisiensi protein C homozigot dapat menyebabkan neonatal purpura fulminans. Defisiensi protein C heterozigot yang terdiri dari tipe I dan II dapat menyebabkan VTE dan nekrosis kulit yang terinduksi terapi warfarin. Adapun defisiensi protein C acquired mungkin terjadi akibat defisiensi vitamin K, penyakit liver, terapi antikoagulan, DIC, dsb.

Pemeriksaan protein C terdiri dari pemeriksaan aktivitas dan antigen protein C untuk mendiagnosis defisiensi protein C. Aktivitas protein C < 60 – 70% mengindikasikan defisiensi protein C kongenital jika defisiensi protein C acquired telah dieksklusi. Adapun pemeriksaan antigen protein C mengonfirmasi tipe defisiensi protein C heterozigot. Tipe I terkonfirmasi jika aktivitas dan kadar antigen protein C menurun bersamaan, sedangkan tipe II terkonfirmasi jika aktivitas protein C menurun dan kadar antigen normal.

Catatan Tes

– Hindari trauma saat proses pengambilan sampel.
– Whole blood harus tepat memenuhi batas volume tabung Na sitrat 3.2%, kemudian homogenisasi dengan cara membolak-balikkan tabung (inverting) sebanyak 5-6 kali, serta tidak boleh ada bekuan.
– Whole blood harus disentrifugasi segera setelah pengambilan sampel untuk dipisahkan plasmanya.
– Plasma yang digunakan adalah Platelet-Poor Plasma (PPP).
– Plasma tidak direkomendasikan disimpan pada suhu 2 ‑ 8 °C.

Persiapan Tes

– Riwayat VTE atau defisiensi protein C pada keluarga jika diketahui
– Riwayat personal thrombosis jika diketahui
– Riwayat konsumsi obat, nama obat, dosis obat
– Pemeriksaan protein C tidak direkomendasikan untuk pasien yang sedang mengalami fase VTE atau inflamasi akut
– Pemeriksaan protein C tidak direkomendasikan untuk pasien yang sedang menjalani terapi antikoagulan

Plasma Na sitrat 3.2%
1 – 2 mL, sesuai batas tabung
20 ‑ 25 °C = 4 jam

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?