Panel Infeksi Gastrointestinal

Deskripsi

Panel Infeksi Gastrointestinal merupakan pengujian berbasis molekuler (PCR) untuk menganalisis sampel yang diduga mengalami infeksi sistem pencernaan karena adanya paparan virus, parasit, atau bakteri. Infeksi ini sering kali menyebabkan gejala seperti diare, mual, muntah, sakit perut, dan demam, serta dapat berakibat pada dehidrasi parah jika tidak segera diatasi.

Panel infeksi gastrointestinal dapat mendeteksi DNA/RNA dari 24 jenis patogen dalam feses yang mencakup: Entamoeba histolytica, Cryptosporidium spp., Giardia lamblia, Cyclospora cayetanensis, Vibrio vulnificus, Vibrio parahaemolyticus, Vibrio cholerae, Campylobacter spp. (Campylobacter jejuni, Campylobacter upsaliensis, Campylobacter coli), Salmonella spp., Clostridium difficile (tcdA/tcdB), Yersinia enterocolitica, Enterotoxigenic E. coli (ETEC), Enteropathogenic E. coli (EPEC), Enteroaggregative E. coli (EAEC), Shiga-like toxin-producing E. coli (STEC [enterohemorrhagic E. coli]), Shiga toxin-producing E. coli (STEC) serotype O157:H7, Enteroinvasive E. coli (EIEC)/Shigella, Plesiomonas shigelloides, Human Adenovirus F40/F41, Norovirus GI, Norovirus GII, Rotavirus A, Astrovirus dan Sapovirus GI, GII, GIV dan GV.

Catatan Tes

Persiapan Tes

Feses dikumpulkan dan diresuspensi pada media Cary-Blair
25-100 mg tinja yang tidak diawetkan per mL media Cary-Blair
Sampel feses pada media Cary-Blair:
20 ‑ 25 °C = 4 jam
2 ‑ 8 °C = 3 hari
-20 °C = 24 hari”

TES LABORATORIUM

Tes Terkait

Jelajahi tes terkait dalam kategori non-laboratorium untuk mendukung diagnosis dan perawatan kesehatan Anda secara lebih menyeluruh.
Scroll to Top
Open chat
Halo sobat Diagnos 👋
ada yang bisa kami bantu ?